Pdt. Dr. Victor Tinambunan Tegaskan Komitmen Persatuan dan Moralitas dalam Deklarasi PWGSU Jabodetabek

Deklarasi Persaudaraan Warga Gereja Sumatera Utara (PWGSU) wilayah Jabodetabek
Jakarta, 18 April 2026 — Ephorus Huria Kristen Batak Protestan (HKBP), Pdt. Dr. Victor Tinambunan, menegaskan pentingnya persatuan dan penguatan moralitas dalam momentum Deklarasi Persaudaraan Warga Gereja Sumatera Utara (PWGSU) wilayah Jabodetabek.

Kegiatan yang digelar di Jakarta ini menjadi tonggak penting dalam mempererat kebersamaan lintas denominasi gereja asal Sumatera Utara yang berada di perantauan. Dalam sambutannya, Ephorus mengajak seluruh warga gereja untuk hidup dalam persatuan, kasih, dan pengharapan di dalam Kristus.
Ia juga mengutip Alkitab Mazmur 133:1 yang menekankan keindahan hidup rukun sebagai saudara. Menurutnya, meskipun berasal dari latar belakang gereja yang berbeda, seluruh umat percaya dipersatukan dalam satu iman kepada Tuhan Yesus Kristus.
Deklarasi PWGSU secara resmi menandai terbentuknya wadah kebersamaan warga gereja Sumatera Utara di Jabodetabek. Organisasi ini diharapkan menjadi sarana strategis dalam memperkuat solidaritas, kepedulian sosial, serta pelayanan yang berdampak bagi masyarakat luas.

Dalam pemaparannya, Ephorus HKBP menegaskan bahwa PWGSU memiliki visi sebagai wadah pemersatu sekaligus penggerak kepedulian dan semangat tolong-menolong. Adapun misi yang diusung meliputi penguatan persatuan lintas denominasi, pembinaan generasi muda yang berkarakter dan berintegritas, penguatan nilai moralitas Kristen, serta penggerakan solidaritas untuk kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara.
Lebih lanjut, PWGSU juga menyampaikan pernyataan sikap sebagai bentuk komitmen nyata. Organisasi ini menyatakan nol toleransi terhadap berbagai penyakit masyarakat seperti narkoba, judi online, dan pinjaman online ilegal. Selain itu, PWGSU berkomitmen mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan profesionalitas generasi muda, serta berperan aktif dalam pembangunan bangsa melalui kolaborasi program strategis bersama gereja.

Tidak hanya itu, dukungan terhadap pemerintah dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat turut menjadi bagian penting dari komitmen tersebut. PWGSU juga menegaskan perannya dalam menjaga dan memulihkan lingkungan hidup melalui upaya pelestarian, rehabilitasi ekosistem, serta pengelolaan sumber daya alam secara adil dan berkelanjutan.
Menutup pernyataannya, Pdt. Dr. Victor Tinambunan berharap agar PWGSU dapat menjadi wadah persatuan, pelayanan, dan berkat bagi masyarakat. Ia mengajak seluruh warga gereja untuk terus berjalan dalam kasih, menjaga persatuan, serta menjadi terang bagi Sumatera Utara dan Indonesia.
“Kiranya Tuhan Yesus memberkati kita semua,” tutupnya.
Deklarasi ini dihadiri oleh para pimpinan gereja asal Sumatera Utara di wilayah Jabodetabek yang bersama-sama menyatakan komitmen untuk membangun kebersamaan serta memberikan kontribusi nyata bagi gereja dan bangsa.
