Jangan Ragu Memberikan Yang Terbaik, Seruan Praeses DKI Dalam Kunjungan Pastoral di HKBP Tanjung Priok Timur

 Jangan Ragu Memberikan Yang Terbaik, Seruan Praeses DKI Dalam Kunjungan Pastoral di HKBP Tanjung Priok Timur

Jangan Ragu Memberikan Yang Terbaik, Seruan Praeses DKI Dalam Kunjungan Pastoral di HKBP Tanjung Priok Timur

Jakarta – Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta, Pdt. Oloan Nainggolan, S.Th., mengajak seluruh jemaat untuk tidak ragu memberikan yang terbaik kepada Tuhan dalam kehidupan beriman maupun pelayanan gerejawi. Seruan ini disampaikannya dalam Kunjungan Pastoral ke HKBP Tanjung Priok Timur pada Ibadah Minggu I Setelah Trinitatis yang berlangsung dengan penuh sukacita dan kekhidmatan, Minggu (7/6/2026).

Praeses DKI, Pdt. Oloan Nainggolan bersama Pendeta HKBP Tg. Priok Timur, Pdt. Simon Petra Sihombing menyapa jemaat usai ibadah Umum

Ibadah berbahasa Batak yang dimulai pukul 10.00 WIB dipimpin oleh Pdt. Simon Petra Sihombing, S.Th., M.Pd.K. sebagai liturgis. Sementara itu, pelayanan firman dibawakan oleh Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta, Pdt. Oloan Nainggolan, S.Th., dengan topik khotbah “Dunia dan Segalanya adalah Milik Tuhan” berdasarkan nas Alkitab Mazmur 50:7–15. Adapun Warta Jemaat disampaikan oleh St. Vera Simbolon.

Foto bersama Praeses DKI, Pdt. Oloan Nainggolan bersama Parhalado HKBP Tanjung Priok Timur didampingi Pendeta Resort, Pdt. Simon P. Sihombing

Dalam khotbahnya, Praeses menegaskan bahwa seluruh isi dunia beserta segala sesuatu yang dimiliki manusia sesungguhnya adalah milik Tuhan. Karena itu, setiap orang percaya dipanggil untuk hidup dalam penyerahan diri yang sungguh-sungguh dan mempersembahkan yang terbaik sebagai wujud syukur serta ketaatan kepada Allah.

“Jangan ragu memberikan yang terbaik kepada Tuhan, terlebih untuk pelayanan dan pekerjaan Tuhan di gereja-Nya. Apa yang kita miliki bukanlah untuk memegahkan diri sendiri, melainkan untuk memuliakan nama Tuhan,” tegas Praeses.

Praeses DKI, Pdt. Oloan Nainggolan menyampaikan Firman Tuhan berdasarkan Mazmur 50:7–15, dengan topik khotbah “Dunia dan Segalanya adalah Milik Tuhan”

Lebih lanjut, ia juga mengingatkan jemaat agar tidak menggunakan berkat yang diterima hanya untuk membanggakan diri, mencari pujian manusia, atau meninggikan diri sendiri. Sebaliknya, seluruh talenta, kemampuan, waktu, tenaga, dan materi yang dimiliki hendaknya dipersembahkan untuk kemuliaan Tuhan terkhusus pembangunan Gereja-Nya.

Jemaat yang menerima penyematan ulos penghormatan yaitu Basaria br. Aritonang dan Nurmala br. Simanungkalit.

Praeses juga mengajak seluruh jemaat untuk senantiasa hidup dalam sukacita iman dan menempatkan rasa hormat yang tulus kepada Tuhan sebagai wujud kepercayaan kepada-Nya. Menurutnya, kehidupan orang percaya tidak akan pernah terlepas dari berbagai tantangan, pergumulan, dan penderitaan. Namun demikian, Tuhan senantiasa hadir menyertai umat-Nya yang berserah dan setia berjalan dalam tuntunan kehendak-Nya.

Persembahan Pujian dari Koor Manen Sion dan Koor Harmoni

“Penderitaan dan tantangan akan selalu ada dalam perjalanan hidup orang percaya. Tetapi Tuhan tidak pernah meninggalkan umat-Nya. Ia menyertai setiap orang yang menyerahkan hati dan hidupnya ke dalam tuntunan Tuhan,” ungkapnya.

Suasana ibadah yang dihadiri ratusan jemaat dari berbagai kalangan semakin semarak melalui persembahan pujian yang dibawakan oleh Koor Manen Sion dan Koor Harmoni, yang mengajak seluruh jemaat untuk bersama-sama memuliakan Tuhan melalui nyanyian pujian dan penyembahan.

Pada kesempatan ini juga dilaksanakan penyematan ulos penghormatan kepada jemaat yang telah mencapai usia 70 tahun. Penyematan ulos dilakukan oleh Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta, Pdt. Oloan Nainggolan, S.Th., didampingi Pendeta Resort dan Parhalado jemaat, sebagai bentuk penghargaan serta ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan yang senantiasa memelihara kehidupan mereka hingga usia lanjut.

Adapun jemaat yang menerima penyematan ulos penghormatan tersebut adalah Basaria br. Aritonang dan Nurmala br. Simanungkalit. Momen ini menjadi ungkapan syukur bersama atas kesetiaan Tuhan yang telah menyertai perjalanan hidup mereka serta menjadi teladan iman bagi generasi berikutnya.

Kunjungan pastoral ini menjadi momentum yang mempererat persekutuan antara pimpinan distrik dan warga jemaat, sekaligus menguatkan semangat pelayanan, kesetiaan, dan komitmen jemaat HKBP Tanjung Priok Timur untuk terus bertumbuh dalam iman serta memberikan yang terbaik bagi kemuliaan Tuhan dan pembangunan gereja-Nya.

    Related post