1115 Lansia Meriahkan Kebaktian Triwulanan dan Senam Sehat Lansia HKBP Distrik VIII DKI Jakarta di Buperta Cibubur

1115 Lansia Meriahkan Kebaktian Triwulanan dan Senam Sehat Lansia HKBP Distrik VIII DKI Jakarta di Buperta Cibubur
Cibubur, 9 Juni 2026 – Sebanyak 1.115 lansia dari berbagai ressort di lingkungan HKBP Distrik VIII DKI Jakarta mengikuti Kebaktian Triwulanan dan Senam Sehat Lansia HKBP Distrik VIII DKI Jakarta yang diselenggarakan di Buperta Cibubur, Selasa (9/6/2026). Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.00 WIB ini berlangsung dalam suasana penuh sukacita, kebersamaan, serta menjadi sarana penguatan iman dan kesehatan bagi para lansia.

Kegiatan ini mengangkat tema “Lansia Kuat, Teguh dan Tetap Berbuah Memberitakan Kebaikan Tuhan” (Mazmur 92:14-15) dengan subtema “Tekun dalam Doa, Lansia Tetap Berdaya bagi Diri Sendiri, Keluarga, serta Lingkungan.”

Rangkaian acara diawali dengan Senam Sehat Lansia yang dipimpin oleh instruktur senam, Magdalena br. Manurung. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap gerakan senam yang bertujuan menjaga kebugaran tubuh sekaligus mempererat kebersamaan antar-lansia.

Setelah senam sehat, kegiatan dilanjutkan dengan ibadah yang dipimpin oleh Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta, Pdt. Oloan Nainggolan, S.Th. Dalam khotbah yang diambil dari Yesaya 35:1-10, Praeses mengajak para lansia untuk tetap kuat dalam iman, teguh dalam pengharapan, dan terus menghasilkan buah-buah kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Liturgi ibadah dipimpin oleh Pdt. Ernawati Hasugian, sedangkan doa syafaat dibawakan oleh Pdt. Operancis Simanungkalit.

Memasuki acara utama, Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta secara resmi membuka kegiatan “Lansia Bertalenta”, sebuah wadah bagi para lansia untuk mengekspresikan talenta, kreativitas, dan semangat pelayanan mereka. Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Mangintua Sihite selaku Ketua Panitia dan St. Serirama Butarbutar selaku Ketua Lansia HKBP Distrik VIII DKI Jakarta. Seluruh rangkaian kegiatan dipandu oleh Nora br. Simanungkalit sebagai pembawa acara.

Kegiatan semakin semarak melalui sesi motivasi yang dibawakan oleh Parlindungan Marpaung, Drs., Psi., M.T., M.A., seorang motivator, psikolog, sekaligus anggota Komite Transformasi HKBP. Dalam materi bertajuk “Lansia Kuat, Berdampak, dan Bersukacita”, ia mengajak seluruh peserta untuk terus memelihara semangat hidup yang positif melalui prinsip “Happy”, serta tetap menghasilkan buah-buah kehidupan yang berdampak bagi keluarga, gereja, dan lingkungan sekitar.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia melalui Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta, Pdt. Oloan Nainggolan, S.Th., menyerahkan ulos kehormatan dan sertifikat penghargaan kepada Parlindungan Marpaung atas kontribusi dan pelayanannya dalam memberikan motivasi serta semangat kepada seluruh peserta lansia. Pada kesempatan yang sama, Praeses juga memberikan ulos penghargaan kepada Pdt. Ernawati Hasugian, St. Serirama Butarbutar, dan Mangintua Sihite atas dedikasi serta kontribusi mereka dalam mendukung program pelayanan lansia di tingkat distrik.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, para peserta disuguhkan berbagai penampilan dalam Talent Show Lansia yang menampilkan kreativitas dan bakat dari perwakilan wilayah Jakarta Barat Plus, Jakarta Selatan Minus, dan Jakarta I. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembagian 48 doorprize dalam empat sesi serta pengundian 3 grand prize yang disambut antusias oleh seluruh peserta.
Kegiatan ditutup dengan doa oleh Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta, Pdt. Oloan Nainggolan, S.Th. Suasana haru dan sukacita mewarnai akhir acara ketika seluruh peserta bersama-sama menyanyikan lagu “O Tano Batak” sebelum kembali ke tempat masing-masing.
Melalui kegiatan ini, HKBP Distrik VIII DKI Jakarta berharap para lansia semakin dikuatkan dalam iman, tetap sehat secara jasmani dan rohani, serta terus menjadi berkat bagi keluarga, gereja, dan masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa para lansia tetap memiliki semangat, potensi, dan peran penting dalam kehidupan bergereja serta pembangunan karakter umat di tengah masyarakat.









