Lansia Berbuah, OK! Seruan Praeses Oloan Dalan Kebaktian Triwulan dan Senam Sehat Lansia

Lansia Berbuah, OK! Seruan Praeses Oloan Dalan Kebaktian Triwulan dan Senam Sehat Lansia
Cibubur, 9 Juni 2026 – Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta, Pdt. Oloan Nainggolan, S.Th., menyerukan agar para lanjut usia (lansia) tetap hidup berbuah dan menjadi berkat bagi sesama meskipun menghadapi berbagai keterbatasan seiring bertambahnya usia.

Seruan tersebut disampaikan dalam khotbah yang diambil dari Yesaya 35:1–10 pada kegiatan Kebaktian Triwulanan dan Senam Sehat Lansia HKBP Distrik VIII DKI Jakarta yang berlangsung di Buperta Cibubur, Selasa (9/6/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh 1.115 peserta lansia yang berasal dari 45 ressort dari total 55 ressort di lingkungan HKBP Distrik VIII DKI Jakarta.
Dalam khotbahnya, Praeses menegaskan bahwa masa lanjut usia bukanlah alasan untuk berhenti berkarya, melayani, maupun memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar. Sebaliknya, para lansia dipanggil untuk tetap kuat dalam iman, teguh dalam pengharapan, serta terus menghasilkan buah-buah kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
“Walaupun terdapat berbagai kekurangan dan keterbatasan, lansia tetap dipanggil untuk hidup berbuah, teguh dalam iman, dan menjadi berkat bagi sesama. Selagi masih ada waktu yang Tuhan berikan, marilah kita terus melakukan yang baik,” ujar Praeses.
Usai menyampaikan khotbah, Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta secara resmi membuka kegiatan “Lansia Bertalenta”, sebuah wadah bagi para lansia untuk mengekspresikan talenta, kreativitas, serta semangat pelayanan mereka.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua Panitia, Mangintua Sihite. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut sehingga dapat berlangsung dengan baik, tertib, dan penuh sukacita. Ia juga berharap kebersamaan dan kekompakan yang terjalin di antara para lansia dapat terus dipertahankan pada kegiatan-kegiatan mendatang.

Selanjutnya, Ketua Lansia HKBP Distrik VIII DKI Jakarta, St. Serirama Butarbutar, menyampaikan rasa syukur atas kebersamaan yang terus terjalin di antara para lansia. Ia juga mengapresiasi dukungan Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta, panitia, serta seluruh peserta yang hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Persekutuan Lansia Distrik (PLD) mengajak seluruh peserta untuk menaikkan doa syukur bagi empat lansia yang telah mencapai usia lebih dari 90 tahun sebagai bentuk penghormatan atas penyertaan dan kasih Tuhan sepanjang perjalanan hidup mereka.

Sebagai wujud penghargaan, Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta menyematkan ulos penghormatan kepada empat lansia tersebut, yaitu Ny. Simanjuntak br. Matondang dari HKBP Pasar Minggu, Ny. Pangaribuan br. Siahaan dan Ny. Simanjuntak br. Simorangkir dari HKBP Jatiwaringin, serta Conrad Napitupulu dari HKBP Perumnas Klender.

Kegiatan ini juga diisi dengan sesi motivasi yang disampaikan oleh Parlindungan Marpaung, Drs., Psi., M.T., M.A., seorang motivator, psikolog, sekaligus anggota Komite Transformasi HKBP. Dalam materi bertajuk “Lansia Kuat, Berdampak, dan Bersukacita”, ia mengajak para lansia untuk terus memelihara semangat hidup yang positif melalui prinsip “Happy”.
Menurutnya, kebahagiaan yang lahir dari pola pikir positif akan memberikan dampak yang baik, baik bagi diri sendiri maupun bagi orang-orang di sekitar. Dengan menjalani hidup penuh syukur, sukacita, dan optimisme, para lansia akan tetap mampu menjadi pribadi yang berdampak bagi keluarga, gereja, dan masyarakat.
Momentum ini menjadi pengingat bahwa usia lanjut bukanlah penghalang untuk tetap berkarya, melayani, dan menghasilkan buah-buah kehidupan yang memuliakan Tuhan. Melalui kegiatan ini, para lansia didorong untuk terus menjaga kesehatan, memperkuat kehidupan doa, serta menjadi teladan iman bagi keluarga, gereja, dan masyarakat.
Semangat “Lansia Berbuah, OK!” yang digaungkan dalam kegiatan ini diharapkan terus menginspirasi para lansia HKBP Distrik VIII DKI Jakarta untuk tetap aktif, produktif, dan setia dalam pelayanan, sehingga keberadaan mereka semakin menjadi berkat bagi gereja, keluarga, dan sesama.




