Ama HKBP Distrik VIII DKI Jakarta : Ama Na Marsahala

Reatreat Hari Pertama Punguan Ama HKBP Distrik VIII DKI Jakarta
Jakarta – Persekutuan Ama HKBP Distrik VIII DKI Jakarta menggelar Retreat Persekutuan Ama yang secara resmi dibuka oleh Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta, Pdt. Oloan Nainggolan, S.Th., pada hari pertama pelaksanaan kegiatan di Gedung Fatmawati, Kinasih Resort, Depok.

Selain sebagai ajang pembinaan rohani, Retreat Ama HKBP Distrik VIII DKI Jakarta juga menjadi momentum pemilihan Pengurus Persekutuan Ama Distrik (PAD) HKBP Distrik VIII DKI Jakarta periode 2026–2028. Kegiatan ini berlangsung pada 12–14 Juni 2026 dan diikuti oleh 60 peserta yang berasal dari berbagai jemaat di wilayah pelayanan HKBP Distrik VIII DKI Jakarta.

Retreat tahun ini mengusung tema “Ama Na Marsahala” dengan subtema “Diperbaharui dalam Budi, Diteguhkan dalam Panggilan, Setia dalam Pelayanan sebagai Wujud Iman di dalam Keluarga” yang diambil dari Roma 12:2.
Ibadah pembukaan dipimpin oleh Pdt. Tiodor Silitonga sebagai liturgis, St. Firdaus Siburian sebagai pendoa syafaat, serta Pdt. Dr. Puji Handoko Aritonang sebagai pengkhotbah. Dalam khotbahnya yang diambil dari Kisah Para Rasul 5:29, ia mengangkat tema “Kaum Bapak yang Taat kepada Allah.”

Sebelum acara resmi dibuka, peserta menerima sambutan dari Ketua Panitia, Wilfrid Siregar, A.Md.T., S.E., M.M. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Ketua Persekutuan Ama Distrik, Binsan Simorangkir, S.H., M.H., M.Th., dilanjutkan oleh Pdt. Erna Hasugian, S.Th., M.M. Acara kemudian dibuka secara resmi melalui sambutan Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta, Pdt. Oloan Nainggolan, S.Th.
Dalam retreat tersebut, panitia menghadirkan sejumlah narasumber yang kompeten di bidangnya. Pada sesi pertama, Pdt. Oloan Nainggolan, S.Th., menyampaikan materi yang memberikan penguatan bagi para peserta mengenai peran dan tanggung jawab kaum bapak dalam kehidupan bergereja, berkeluarga, dan bermasyarakat.

Pada hari berikutnya, Ir. Dumoly Freddy Pardede, M.B.A., ekonom sekaligus Direktur PT Sinar Mas Multiartha Tbk., dijadwalkan membawakan materi bertajuk “Pengelolaan Keuangan dan Kewirausahaan.” Sementara itu, Prof. Dr. Frieda Maryam Simangunsong br. Siahaan, M.Ed., psikolog dan Guru Besar Universitas Indonesia, akan menyampaikan materi mengenai “Peran Bapak dalam Perkembangan Anak Generasi Z dan Alpha di Era Digital.”

Dalam pemaparannya, Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta, Pdt. Oloan Nainggolan, menyoroti fenomena semakin berkurangnya keterlibatan kaum bapak dalam kehidupan bergereja, sementara kehadiran mereka masih sangat dominan dalam berbagai kegiatan adat. Ia berharap kaum ama tetap menjadi sosok yang berwibawa (marsahala) dengan menjaga nilai-nilai budaya yang baik, memberikan pengaruh positif dalam keluarga, aktif dalam pelayanan gereja, serta turut berkontribusi dalam pembangunan peradaban bangsa.

Pada kesempatan yang sama, Praeses juga menegaskan bahwa kewibawaan seorang bapak bukanlah sesuatu yang diperoleh secara otomatis sejak lahir, melainkan dibangun melalui keteladanan, tanggung jawab, dan kesetiaan dalam menjalankan panggilannya. Ia mengingatkan bahwa sebagai kepala keluarga, kaum bapak lebih banyak dipanggil untuk menjalankan kewajiban daripada menuntut hak.

Sesi pertama Retreat Persekutuan Ama berlangsung dengan penuh antusias. Penyampaian materi dikemas dalam bentuk dialog dan talkshow yang interaktif, serta diwarnai sesi tanya jawab yang dinamis antara peserta dan narasumber.
Rangkaian kegiatan hari pertama ditutup dengan ibadah singkat yang dilayani oleh Pdt. Sakarias Simanjuntak, dengan pendoa syafaat St. Narwast B. Lumbantobing. Usai ibadah, acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama yang diikuti oleh Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta, Sekretaris Distrik, Kepala Bidang Koinonia, panitia, peserta retreat, serta para pelayan dari Kantor Distrik VIII DKI Jakarta.


