Gelombang Terakhir Transformasi Digital HKBP Distrik VIII Perkuat Tata Kelola Administrasi Gereja Berbasis Digital

Jakarta, 24 Juni 2026 – HKBP Distrik VIII DKI Jakarta menuntaskan rangkaian Program Transformasi Digital melalui kegiatan Monitoring Implementasi Database Huria dan Klinik Digitalisasi Administrasi Gereja bagi wilayah Pusat dan Utara di HKBP Immanuel Kelapa Gading, Rabu (24/6/2026).

Kegiatan ini merupakan gelombang terakhir setelah sebelumnya dilaksanakan di wilayah Barat, Selatan, dan Timur. Program tersebut bertujuan menyeragamkan pendataan jemaat serta memperkuat tata kelola administrasi gereja berbasis digital di seluruh huria HKBP Distrik VIII DKI Jakarta. Acara diawali dengan ibadah singkat yang dipimpin Pendeta Resort HKBP Immanuel Kelapa Gading, Pdt. Sabam Sirait, M.Th. yang mengajak seluruh peserta untuk terus memutakhirkan Database Huria demi mendukung pelayanan gereja yang lebih tertata dan akurat.

Ketua Umum Panitia Transformasi Digital HKBP Distrik VIII DKI Jakarta, Dra. Sandra Sidabutar, menyampaikan bahwa pembekalan ini menjadi penutup rangkaian pelatihan yang telah menjangkau seluruh wilayah pelayanan Distrik VIII. Ia menegaskan pentingnya keseragaman data jemaat melalui sistem Digital Database Huria yang terintegrasi.

Dalam bimbingan pastoralnya, Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta, Pdt. Oloan Nainggolan, S.Th., menekankan bahwa pemanfaatan teknologi digital akan mempermudah pengelolaan data jemaat, aset gereja, dan administrasi pelayanan yang dapat diakses secara berjenjang mulai dari huria, resort, distrik hingga pusat.

Materi pelatihan disampaikan oleh St. Kristopel Sirait dari HKBP Jatiwaringin dengan moderator St. Ir. Alberto Leo Simarmata, Koordinator Bidang Pelatihan, Digitalisasi, dan Multimedia HKBP Distrik VIII DKI Jakarta. Sebanyak 11 resort dan huria dari wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Utara mengikuti pelatihan ini dengan antusias, termasuk melalui praktik langsung penggunaan aplikasi Database Huria.

Peserta aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan terkait penginputan data, sentralisasi database, pengarsipan administrasi, hingga pelaporan keuangan gereja secara digital. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mempersiapkan seluruh huria menghadapi era digital sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel.

Di akhir acara, panitia memberikan penghargaan kepada St. Kristopel Sirait atas dedikasinya sebagai narasumber dalam seluruh rangkaian pelatihan transformasi digital. Praeses bersama Ketua Panitia juga menyerahkan cenderamata sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam pengembangan dan penyempurnaan sistem Database Huria. Melalui program ini, HKBP Distrik VIII DKI Jakarta berharap seluruh huria mampu mengimplementasikan transformasi digital secara berkelanjutan guna mendukung pelayanan gereja yang semakin modern, tertata, dan relevan dengan perkembangan zaman.(HT).

    Related post