πππ ππ-ππ ππππ ππππ ππππ πππππππππππ πππππππ πππ πππππ πππππππA

Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta, Sekretaris Distrik, Pendeta Resort, dan Parhalado HKBP Resort Pulo Asem berfoto bersama usai rangkaian perayaan
Jakarta β Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 HKBP Pulo Asem berlangsung khidmat dan penuh sukacita. Acara yang digelar di Gedung Gereja HKBP Pulo Asem pada Minggu (14/6/2026) diawali dengan prosesi masuk Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta, para pendeta resort, panitia pelaksana, serta parhalado yang disambut melalui tortor persembahan Remaja HKBP Pulo Asem.

Rangkaian ibadah semakin semarak dengan drama musikal yang mengisahkan perjalanan HKBP Pulo Asem sejak berdiri pada 29 April 1973 hingga memasuki usia ke-53 tahun pada 2026. Berbagai persembahan pujian turut mengisi perayaan, antara lain Koor Ama yang membawakan lagu Huriami O Tuhan Ki, Koor Remaja Naposo, Koor Wijk Betlehem dengan lagu Bersorai-sorai Bagi Rajamu, serta Koor Gabungan yang mempersembahkan lagu We Are the Church.

Drama musikal bertema βSejarah Berdirinya HKBP Pulo Asemβ tersebut ditulis dan disutradarai oleh Ev. Delima Pangaribuan.
Pada kesempatan tersebut, hadir pula sejumlah panitia generasi pertama yang turut berperan dalam pembangunan HKBP Pulo Asem pada masa awal berdirinya gereja. Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan jerih lelah mereka, Huria HKBP Pulo Asem menyerahkan ulos sebagai tanda penghormatan dan ungkapan terima kasih.

Sebanyak 267 jemaat HKBP Resort Pulo Asem mengikuti rangkaian perayaan HUT ke-53 tersebut.
Ibadah Minggu II Setelah Trinitatis berbahasa Batak dipimpin oleh Liturgis Pdt. Elvis Marpaung dan Pdt. Sakarias Simanjuntak. Firman Tuhan disampaikan oleh Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta, Pdt. Oloan Nainggolan, dengan nats khotbah dari Galatia 2:15β21 dan topik Minggu βDibenarkan oleh Karena Iman.β

Dalam khotbahnya, Pdt. Oloan Nainggolan menegaskan bahwa manusia tidak mampu menyelesaikan persoalan dosa dengan kekuatannya sendiri. Oleh karena itu, iman kepada Tuhan menjadi satu-satunya jalan keselamatan. Ia mengingatkan bahwa satu kesalahan dapat memunculkan kesalahan lainnya sehingga manusia tidak dapat membersihkan dosanya sendiri tanpa anugerah Allah.

Praeses juga mengisahkan pengalaman spiritual Martin Luther dalam pergumulan imannya menemukan kebenaran Injil. Ia mengutip pemikiran Luther bahwa apabila ada seorang biarawan yang dapat masuk surga karena kesalehannya sebagai biarawan, maka orang tersebut adalah dirinya sendiri. Namun, pada akhirnya Luther menyadari bahwa manusia dibenarkan bukan karena perbuatannya, melainkan karena iman kepada Yesus Kristus.

Dalam kaitannya dengan perayaan HUT ke-53 HKBP Pulo Asem, Praeses mengapresiasi kesungguhan, ketulusan, dan pengorbanan para pendiri gereja yang telah meletakkan dasar pelayanan hingga HKBP Pulo Asem dapat bertumbuh sampai saat ini. Menurutnya, semangat para pendiri tersebut menjadi inspirasi bagi seluruh jemaat dalam menghayati pengorbanan Yesus Kristus di kayu salib.
Mengakhiri khotbahnya, Praeses mengajak seluruh jemaat HKBP Pulo Asem untuk senantiasa menyadari bahwa manusia dibenarkan bukan karena kemampuan atau perbuatannya sendiri, melainkan karena iman kepada Allah. Ia juga mengajak jemaat untuk melayani dengan tulus, memberikan yang terbaik, serta menjalankan tanggung jawab dengan penuh syukur dalam merayakan HUT ke-53 HKBP Pulo Asem.

Usai ibadah, acara dilanjutkan dengan ramah tamah di Gedung Serbaguna HKBP Pulo Asem. Dalam kegiatan tersebut, jemaat menikmati persembahan pujian dari Blessing Choir yang menambah sukacita perayaan.
Pada sesi sambutan, mewakili parhalado, sambutan disampaikan oleh St. Elmamber Sinaga. Acara kemudian dilanjutkan dengan pangido gondang panitia yang dipimpin oleh Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta, pembagian doorprize dan grand prize, serta tortor persembahan dari Sekolah Minggu, Remaja, dan Naposobulung yang semakin memeriahkan suasana perayaan HUT ke-53 HKBP Pulo Asem.