Youth Bible Camp HKBP Distrik VIII DKI Jakarta 2026: Remaja Diajak Berakar dalam Ketaatan dan Diubahkan oleh Roh

Youth Bible Camp HKBP Distrik VIII DKI Jakarta 2026
Puncak, Bogor, 17 Juni 2026 – HKBP Distrik VIII DKI Jakarta menggelar Youth Bible Camp 2026 bertema “ROOTS: Rooted in Obedience, Transformed by the Spirit” di kawasan Gunung Mas, Puncak, Bogor, pada 17–18 Juni 2026. Kegiatan ini diikuti para remaja dari berbagai gereja HKBP se-Distrik VIII DKI Jakarta sebagai wadah pembinaan iman, pembentukan karakter, serta penguatan persekutuan di kalangan generasi muda.

Rangkaian kegiatan resmi dibuka melalui ibadah pembukaan yang dipimpin oleh Pdt. Tiodor Silitonga, S.Th., sebagai liturgis, dengan doa syafaat oleh Pdt. Losse Sitompul, S.Th. Firman Tuhan disampaikan oleh Sekretaris HKBP Distrik VIII DKI Jakarta, Pdt. Sakarias Simanjuntak, S.Th., M.PAK., yang mengangkat nats dari Efesus 3:16-17 tentang doa Rasul Paulus agar umat Tuhan dikuatkan oleh Roh Kudus sehingga Kristus berdiam dalam hati mereka dan berakar dalam kasih.

Dalam khotbahnya, Pdt. Sakarias mengajak para remaja untuk semakin mengenal Tuhan Yesus melalui kehidupan yang dekat dengan Firman Tuhan. Dengan gaya komunikasi yang akrab dengan generasi muda, ia menyampaikan pertanyaan reflektif, “Lu kenal Tuhan Yesus, ko? Lu mau kenal Tuhan Yesus, ko?” Ia juga memperkenalkan prinsip sederhana “Nang, Ning, Nung”, yakni membaca Alkitab dengan tenang, hening, dan merenung. Menurutnya, melalui kebiasaan membaca Kitab Suci dan berdoa setiap hari, remaja akan semakin bertumbuh dalam pengenalan akan Kristus.


Tema ROOTS mengandung makna berakar dalam ketaatan dan diubahkan oleh Roh Kudus. Melalui Youth Bible Camp ini, para peserta diajak untuk melatih diri menjadi pengikut Kristus yang bertanggung jawab, meninggalkan sikap malas, menaati aturan, menghargai sesama, memiliki kepedulian, serta semangat untuk saling menolong.

Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana Youth Bible Camp 2026, Desy Nainggolan, menyapa seluruh peserta dengan penuh semangat dan sukacita. Dengan seruan khas “Horas”, ia mengajak para remaja dari berbagai wilayah pelayanan HKBP Distrik VIII DKI Jakarta untuk menunjukkan antusiasme dan semangat kebersamaan mereka.
Sementara itu, Ketua Panitia Tahun Transformasi HKBP Distrik VIII DKI Jakarta 2026, Dr. Sandra Sidabutar, menyampaikan apresiasi atas antusiasme para remaja yang mengikuti kegiatan tersebut. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras mempersiapkan kegiatan sehingga dapat terlaksana dengan baik dan menjadi berkat bagi generasi muda HKBP.

Dalam arahannya, Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta, Pdt. Oloan Nainggolan, S.Th., berpesan agar para remaja memanfaatkan masa muda sebagai masa yang indah untuk bertumbuh di dalam Tuhan. Ia mengajak seluruh peserta untuk menjadi generasi yang takut akan Tuhan, memiliki karakter Kristiani, dan siap menjadi terang di tengah keluarga, gereja, dan masyarakat. Sebagai tanda dimulainya kegiatan, Praeses secara resmi membuka Youth Bible Camp 2026 yang kemudian dilanjutkan dengan pelepasan burung merpati bersama Ketua Panitia Tahun Transformasi dan Ketua Pelaksana. Pelepasan burung merpati tersebut menjadi simbol damai, harapan, persatuan, dan pertumbuhan iman bagi seluruh peserta.


Memasuki sesi pembinaan, peserta mengikuti materi pertama yang dibawakan oleh Parlindungan Marpaung dengan tema “Who Am I?” yang mengajak para remaja memahami identitas diri mereka sebagai pribadi yang berharga di hadapan Tuhan. Selanjutnya, Pdt. Pahala Sihotang, M.Th., menyampaikan materi “Gereja dan Remaja” yang menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam kehidupan bergereja serta tanggung jawab mereka sebagai penerus pelayanan gereja di masa depan.

Hari pertama ditutup dengan diskusi kelompok, refleksi bersama, ibadah malam, serta malam keakraban yang diisi dengan kegiatan api unggun, nyanyian pujian, dan berbagai permainan yang semakin mempererat kebersamaan para peserta. Dalam acara api unggun, para remaja menampilkan berbagai kreativitas seperti yel-yel kelompok, story telling, drama kehidupan remaja, serta berbagai penampilan lainnya yang sarat dengan pesan iman dan nilai-nilai kebersamaan. Setiap penampilan dinilai oleh panitia untuk memilih kelompok terbaik berdasarkan kreativitas, kekompakan, dan pesan yang disampaikan.


Rangkaian kegiatan malam ditutup dengan ibadah singkat yang dipimpin oleh Kepala Bidang Diakonia HKBP Distrik VIII DKI Jakarta, Pdt. Ernawati Hasugian, S.Th., M.M. Dalam renungannya, ia mengajak para peserta untuk mensyukuri setiap pengalaman yang diperoleh selama mengikuti camp dan menyerahkan seluruh kehidupan mereka kepada Tuhan.




