HARI KEDUA YOUTH BIBLE CAMP 2026 DIISI PEMBENTUKAN KARAKTER DAN PENGUATAN KEBERSAMAAN REMAJA HKBP

HARI KEDUA YOUTH BIBLE CAMP 2026 DIISI PEMBENTUKAN KARAKTER DAN PENGUATAN KEBERSAMAAN REMAJA HKBP
Jakarta – Memasuki hari kedua pelaksanaan Youth Bible Camp 2026, Kamis (18/6/2026), para peserta mengikuti berbagai kegiatan yang berfokus pada pembentukan karakter, penguatan iman, serta mempererat kebersamaan antarremaja HKBP Distrik VIII DKI Jakarta.

Kegiatan diawali dengan Saat Teduh pada pukul 05.00 WIB yang menjadi momen bagi para peserta untuk membangun persekutuan pribadi dengan Tuhan melalui doa dan perenungan Firman. Suasana pagi yang tenang dimanfaatkan para remaja untuk memperdalam kehidupan spiritual mereka sebelum memulai rangkaian aktivitas hari kedua.
Selanjutnya, peserta mengikuti olahraga pagi bersama yang berlangsung penuh semangat dan sukacita. Selain menjaga kebugaran fisik, kegiatan ini juga menanamkan nilai kedisiplinan, kekompakan, dan kebersamaan di antara para peserta.


Setelah sarapan dan persiapan pribadi, seluruh peserta mengikuti Bonding Session yang dikemas melalui berbagai permainan kelompok. Kegiatan ini bertujuan mempererat relasi, membangun kerja sama tim, meningkatkan kemampuan komunikasi, serta menumbuhkan rasa saling percaya dan persaudaraan di antara remaja yang berasal dari berbagai resort HKBP Distrik VIII DKI Jakarta.

Sebagai bagian dari evaluasi kegiatan, para peserta juga mengisi formulir digital berisi kesan dan pesan selama mengikuti Youth Bible Camp 2026. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi bahan masukan dalam pengembangan pelayanan remaja yang lebih efektif dan relevan pada masa mendatang.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup melalui Ibadah Penutupan dengan liturgis yang dipimpin oleh Diakones (Diak.) Diana Christiany Manalu, M.Psi., sementara pemberitaan Firman Tuhan disampaikan oleh Kepala Bidang Koinonia HKBP Distrik VIII DKI Jakarta, Pdt. Ernawati Hasugian, S.Th., M.M. Dalam khotbahnya, Pdt. Ernawati mengajak para remaja untuk tetap hidup berakar dalam Firman Tuhan, memiliki karakter Kristiani yang kuat, serta menjadi generasi yang mampu membawa pengaruh positif di tengah gereja, keluarga, dan masyarakat.

Acara dilanjutkan dengan penyampaian kesan dan pesan dari perwakilan peserta serta sambutan Ketua Pelaksana Youth Bible Camp 2026, Desy Nainggolan. Dalam sambutannya, Desy menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan sekaligus mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.

Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan kepada Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta, Pdt. Oloan Nainggolan, S.Th., Ketua Umum Transformasi Distrik VIII DKI Jakarta, Dra. Sandra Sidabutar, Sekretaris Umum Transformasi, St. Ir. Rest Roberto Sinurat, para panitia, tim kesehatan, tim konsumsi, serta seluruh pelayan yang terlibat dalam kegiatan Youth Bible Camp 2026.

Pada kesempatan yang sama, panitia memberikan penghargaan kepada peserta dalam kategori “Si Paling Disiplin”, “Si Paling Kompak”, dan “Si Paling Aktif”. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas semangat, kedisiplinan, serta partisipasi aktif peserta selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Panitia juga memberikan penghargaan khusus kepada para pendamping SaRe (Sahabat Remaja) yang telah mendampingi peserta dengan penuh perhatian dan tanggung jawab sepanjang pelaksanaan Youth Bible Camp. Menjelang penutupan kegiatan, Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta, Pdt. Oloan Nainggolan, S.Th., menyampaikan pesan dan harapannya kepada seluruh peserta.

Suasana sukacita semakin terasa dengan pembagian hadiah permainan bagi para peserta serta persembahan kasih dari Ketua Seksi Remaja HKBP Distrik VIII DKI Jakarta, Dra. Sandra Sidabutar, sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan generasi muda gereja. Seluruh rangkaian Youth Bible Camp 2026 akhirnya ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama yang berlangsung penuh kehangatan, sukacita, dan semangat persaudaraan.

Melalui kegiatan ini, HKBP Distrik VIII DKI Jakarta berharap para remaja semakin berakar kuat dalam iman, bertumbuh dalam ketaatan kepada Tuhan, serta menjadi generasi yang diperlengkapi oleh Roh Kudus untuk membawa dampak positif bagi gereja, keluarga, dan masyarakat.




