Parheheon Seksi Parompuan HKBP Duren Sawit: Kebangkitan Kristus Menghadirkan Kerukunan dalam Keluarga

Jakarta — Sukacita iman dan kebersamaan mewarnai perayaan Parheheon Seksi Parompuan HKBP Duren Sawit Resort Duren Sawit yang digelar pada Minggu, 12 April 2026 dalam kebaktian pukul 09.30 WIB. Dalam Ibadaha Bahasa Batak. Perayaan ini mengangkat tema besar tentang makna kebangkitan Kristus yang menghadirkan kerukunan dalam keluarga, berlandaskan Filipi 2:5.

Rangkaian ibadah diawali dengan prosesi masuk pelayan, panitia, dan pendeta.

Ibadah Parheheon dipimpin langsung oleh Praeses, dengan pengkhotbah Pdt. Oloan Nainggolan, liturgis St. Solita Manurung br. Haloho, serta pembaca warta jemaat St. Dameria Ompusunggu Br. Hutajulu. Turut mendampingi dalam pelayanan tersebut, Pendeta Resort Pdt. Dr. Tiapul Hutahean bersama jajaran pelayan gereja.

Liturgis St. Solita Manurung br. Haloho

Dalam khotbahnya, Praeses menekankan tema Minggu Quasimodogeniti, yakni “Hidup dalam Kekudusan” (1 Petrus 1:13–16). Jemaat diajak untuk hidup sebagai umat yang diperbarui oleh kebangkitan Kristus, dengan meneladani kekudusan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam membangun keluarga yang rukun dan penuh kasih.

Pembaca warta jemaat St Dameria Ompusunggu Br. Hutajulu

Rangkaian ibadah diawali dengan prosesi masuk pelayan, panitia, dan pendeta ke dalam gedung gereja yang disambut dengan tarian tor-tor dari Seksi Parompuan. Prosesi berlangsung khidmat dengan kehadiran pembawa lilin, salib, dan Alkitab yang berjalan bersama Ketua Panitia Parheheon.

Ketua Parheheon Seksi Parompuan, Ny. Tiur Panggabean br. Sagala.

Perayaan semakin diperkaya dengan penampilan fragmen drama dari Seksi Parompuan oleh kelompok Putri Sion yang menggambarkan dinamika kehidupan keluarga dan pentingnya menghadirkan kasih Kristus di dalam rumah tangga. Selain itu, pujian dari tiga paduan suara turut memperindah jalannya ibadah.

Penampilan fragmen drama dari Seksi Parompuan oleh kelompok Putri Sion.

Dalam pemberitaan firman, ditekankan bahwa nas 1 Petrus 1:13–16 merupakan seruan bagi orang percaya untuk hidup kudus, sebagaimana Allah adalah kudus. Rasul Petrus menyampaikan pesan ini kepada komunitas Kristen mula-mula sebagai pengingat akan panggilan hidup dalam kekudusan di tengah dunia.

Ketua Parheheon Seksi Parompuan, Ny. Tiur Panggabean br. Sagala, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepada Punguan Parompuan Putri Sion sebagai pelaksana kegiatan. Ia juga mengapresiasi Praeses, para pendeta, serta seluruh parhalado yang telah mendukung terselenggaranya acara ini.

Ia menegaskan bahwa makna Paskah adalah panggilan pertobatan dan pembaruan hidup. Jemaat, khususnya kaum perempuan, diajak meneladani Kristus dengan memiliki pikiran dan perasaan seperti Kristus, sehingga kebangkitan-Nya benar-benar menghadirkan damai dan kasih dalam keluarga.

Pengkhotbah Praeses Pdt. Oloan Nainggolan, S.Th.

“Melalui kebangkitan Kristus, rumah tangga dipulihkan menjadi tempat yang aman, penuh kasih, dan saling menguatkan,” ungkapnya.

Ketua SPH Duren Sawit Ny. Conny Silitonga br. Hutabarat.

Semangat kebangkitan juga tergambar dalam umpasa yang disampaikan, “Nunga talu hamatean, nunga hehe Yesus i, marlas ni roha ma hita,” yang menegaskan kemenangan Kristus atas maut dan menghadirkan sukacita bagi umat-Nya.

Usai ibadah, acara dilanjutkan dengan ramah tamah yang berlangsung hangat dan penuh keakraban. Ketua SPH HKBP Duren Sawit, Ny. Conny Silitonga br. Hutabarat, mengajak seluruh Seksi Parompuan untuk terus aktif dalam setiap kegiatan pelayanan, khususnya dalam paduan suara dan program pembinaan iman.

Rangkaian ramah tamah diawali dengan penyambutan rombongan Praeses dan para pendeta ke gedung Sekolah Minggu, yang kembali disemarakkan dengan tor-tor. Acara diisi dengan sambutan, pembagian doorprize, makan bersama, serta penampilan pujian dari berbagai kelompok, termasuk lansia, kaum bapak, dan para pelayan gereja.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan penuh sukacita dan tertib, sebelum akhirnya ditutup dalam doa oleh Pdt. Dr. Tiapul Hutahean.

Perayaan Parheheon Seksi Parompuan HKBP Duren Sawit tahun ini menjadi momentum penting untuk memperteguh iman, mempererat kebersamaan, serta menghadirkan nilai-nilai kebangkitan Kristus dalam kehidupan keluarga dan pelayanan.

    Stella Pardede

    Related post