Sambutan Ketua Panitia Tahun Transformasi 2026: Keluarga Menjadi Pusat Pengajaran Iman

 Sambutan Ketua Panitia Tahun Transformasi 2026: Keluarga Menjadi Pusat Pengajaran Iman

Dra. Sandra Sidabutar Sambutan Ketua Panitia Tahun Transformasi

Jakarta — Ketua Panitia Tahun Transformasi 2026 HKBP Distrik VIII DKI Jakarta, Dra. Sandra Hutabarat br. Sidabutar, menyampaikan kata sambutan penuh semangat dan pengharapan dalam rangka pelantikan Panitia Tahun Transformasi yang digelar di HKBP Pasar Minggu, Minggu (22/2/2026).

Mengawali sambutannya dengan salam “Shalom, Horas”, Sandra menyampaikan penghormatan kepada Praeses Distrik VIII DKI Jakarta Pdt. Oloan Nainggolan, S.Th., Pdt. Rijon M. Siahaan, S.Th., para Kepala Bidang Marturia, Diakonia, dan Koinonia, Sekretaris dan Bendahara Distrik, para pendeta, pelayan penuh waktu, pengarah panitia, seluruh panitia Tahun Transformasi 2026, serta jemaat yang hadir secara langsung maupun melalui live streaming.

Ia mengungkapkan puji dan syukur atas berkat dan karunia Tuhan sehingga Panitia Tahun Transformasi 2026 resmi dilantik. Sandra juga menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Praeses kepada dirinya dan seluruh jajaran panitia untuk mengemban tanggung jawab pelayanan Tahun Transformasi 2026 dengan tema “Pengajaran Iman di Tengah Keluarga.”

Dalam sambutannya ditegaskan bahwa orientasi pelayanan tahun ini menjadi momentum penting untuk kembali menoleh kepada unit terkecil namun paling menentukan dalam gereja, yaitu keluarga. Tahun Transformasi 2026 mengajak seluruh jemaat mewujudkan Ekklesia Domestica — gereja di rumah. Gereja bukan hanya gedung tempat beribadah pada hari Minggu, tetapi rumah harus menjadi bait suci di mana nama Tuhan dimuliakan setiap hari.

Ia menekankan bahwa keluarga adalah sekolah iman. Pengajaran iman bukan hanya tugas pelayan penuh waktu, melainkan orang tua — ayah dan ibu — adalah teladan rohani sekaligus pengajar utama bagi anak-anak. Karena itu, seluruh jemaat diajak menghidupkan kembali mezbah keluarga: menyediakan waktu khusus di tengah kesibukan untuk duduk bersama membaca Alkitab dan berdoa.

Menurutnya, langkah ini merupakan benteng pertahanan rohani dalam menghadapi perkembangan zaman yang semakin kompleks. Setiap program gereja di Distrik VIII DKI Jakarta diharapkan berorientasi pada peningkatan kapasitas keluarga sebagai fondasi gereja yang kuat.

Sandra juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh Panitia Tahun Transformasi 2026 yang telah bersedia bergabung menjadi satu tim pelayanan. Ia menyadari bahwa satu tahun pelayanan membutuhkan komitmen tinggi dan stamina yang kuat, namun optimistis Tuhan akan menolong setiap proses yang dijalani.

Atas nama panitia, ia memohon dukungan dari para pengarah, seluruh pendeta ressort, pelayan penuh waktu, serta seluruh jemaat di Distrik VIII DKI Jakarta. Ia juga menyampaikan selamat atas launching Program Tahun Transformasi 2026 di HKBP Pasar Minggu yang diketuai oleh St. James Silitonga, seraya mengajak seluruh jemaat untuk bersama-sama menyukseskan pelayanan Tahun Transformasi 2026.

Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan kepada Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta atas dukungan dan kepercayaannya, Pdt. Rijon M. Siahaan beserta para pendeta fungsional HKBP Pasar Minggu, Ketua Parhataon St. Ido Hutabarat dan jajaran, seluruh parhalado, serta jemaat yang hadir.

Menutup sambutannya, Sandra mengajak seluruh jemaat untuk menyukseskan pelayanan di Distrik VIII DKI Jakarta agar semakin menjadi berkat bagi dunia dan saksi Kristus yang hidup.

“Semoga Distrik VIII DKI Jakarta menjadi berkat bagi dunia dan saksi Kristus yang hidup. Tuhan Yesus memberkati pelayanan kita. Terima kasih. Shalom,” tutupnya.

    Related post