Penutupan Konferensi Misi dan Penginjilan HKBP Distrik VIII DKI Jakarta di Hari Kedua

 Penutupan Konferensi Misi dan Penginjilan HKBP Distrik VIII DKI Jakarta di Hari Kedua

Penutupan Konferensi Misi dan Penginjilan HKBP Distrik VIII DKI Jakarta di Hari Kedua

Konferensi Misi dan Penginjilan (KMP) HKBP Distrik VIII DKI Jakarta yang diselenggarakan oleh Pokja Marturia memasuki hari kedua sekaligus menjadi rangkaian penutupan kegiatan yang berlangsung dengan penuh sukacita dan semangat pelayanan. Kegiatan ini secara resmi ditutup oleh Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta, Pdt. Oloan Nainggolan, S.Th.

Kepala Bidang Koinonia, Pdt. Ernawati br. Hasugian menyampaikan renungan bagi peserta berdasarkan Matius 28:19–20

Sebelum seluruh rangkaian acara dimulai, para peserta terlebih dahulu mengikuti ibadah pagi pada pukul 09.00 WIB yang dilayani oleh Pdt. Joseph Butarbutar, S.Th., M.Pdk., sebagai pengkhotbah. Dalam khotbah yang diambil dari Kidung Agung 8:6, pengkhotbah secara khusus mengajak seluruh peserta untuk memiliki kasih yang kuat dan setia dalam panggilan pelayanan, serta tetap bersemangat memberitakan Injil di tengah kehidupan jemaat dan masyarakat.

Praeses DKI, Pdt. Oloan Nainggolan dengan penuh sukacita menutup rangkaian acara Konfrensi Misi dan Penginjilan (KMP)

Memasuki sesi materi, peserta mendapatkan pembekalan dari narasumber ketiga, Bintang Sitompul, yang membawakan tema “Gereja yang Berdampak”. Dalam pemaparannya, ia menegaskan pentingnya Gereja hadir sebagai terang dan garam dunia melalui pelayanan yang relevan, transformatif, dan berpusat pada Amanat Agung Tuhan Yesus Kristus. Selain itu, ia juga memaparkan mengenai Teologi Reformed, penginjilan, serta visi dan misi Yayasan Misi Terang Nusa dalam mendukung pelayanan misi di berbagai daerah.

Narasumber ketiga, Bintang Sitompul menyampaikan materi “Gereja yang Berdampak” bagi Peserta KMP

Turut hadir sebagai narasumber, Pdt. Titus Lukman, yang menyampaikan materi mengenai praktik dan strategi penginjilan di lapangan. Melalui sesi ini, peserta diajak memahami metode penginjilan yang kontekstual, efektif, dan mampu menjawab tantangan pelayanan di era saat ini.

Pdt. Titus Lukman sebagai Narasumber keempat menyampaikan materi mengenai praktik dan strategi penginjilan di lapangan

Setelah sesi materi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian kesimpulan dan usulan hasil Konferensi Misi dan Penginjilan yang dipimpin oleh Pdt. Christopel Pasaribu, M.Th., selaku Kepala Bidang Marturia, didampingi oleh St. Merphin Panggabean dan Ev. Wilfried Manurung.

Penyampaian Kesimpulan dan usulan hasil Konferensi Misi dan Penginjilan dipimpin oleh Pdt. Christopel Pasaribu

Rangkaian kegiatan hari kedua kemudian ditutup melalui ibadah penutupan yang dilayani oleh Pdt. Ernawati br. Hasugian, S.Th., M.M., selaku Kepala Bidang Koinonia. Dalam khotbah bertema “Panggilan Setiap Orang Percaya untuk Menjadi Pembuat Murid” yang diambil dari Matius 28:19–20, beliau mengajak seluruh peserta untuk terus hidup dalam panggilan pelayanan dan penginjilan sesuai Amanat Agung Tuhan Yesus Kristus.

Penyematan Ulos oleh Praeses DKI, Pdt. Oloan Nainggolan bersama Kabid Marturia, Ketua Pokja Marturia, dan Ketua Pelaksana KMP

Konferensi Misi dan Penginjilan HKBP Distrik VIII DKI Jakarta secara resmi ditutup oleh Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta, Pdt. Oloan Nainggolan, S.Th. Turut hadir dan melayani dalam kegiatan ini Kepala Bidang Diakonia, Pdt. Operancis Simanungkalit, S.Th.

Konferensi ini menjadi momentum penting bagi seluruh Dewan Marturia, Tim Zending, dan Tim Doa se-HKBP Distrik VIII DKI Jakarta untuk semakin memperkuat komitmen dalam pelayanan misi dan penginjilan. Melalui kegiatan ini, diharapkan gereja semakin diperlengkapi untuk menjadi gereja yang hidup, bertumbuh, dan berdampak bagi banyak orang.

Acara ditutup dengan doa dan ucapan syukur atas seluruh rangkaian kegiatan yang telah berlangsung dengan baik, serta harapan agar semangat misi dan penginjilan terus hidup dalam setiap pelayanan di HKBP Distrik VIII DKI Jakarta.

Sesi Tanya Jawab

    Related post