Pelayanan Berlanjut, HKBP Resort Simalingkar B Buka Sentra Vaksinasi

 Pelayanan Berlanjut, HKBP Resort Simalingkar B Buka Sentra Vaksinasi

Pelaksanaan Vaksinasi Yang Digelar Pihak Gereja Terbuka Untuk Warga Gereja

HKBP Resort Simalingkar B Distrik X Medan Aceh melanjutkan pelayanannya untuk menjadi saluran berkat bagi sesamanya.

Usai mengadakan kerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Medan dalam hal pengurusan akte nikah dan akte lahir secara massal pada Selasa 29 Maret yang lalu, HKBP Resort Simalingkar B melanjutkan pelayanannya dengan menjadikan gereja sebagai sentra vaksinasi covid-19.

HKBP Resort Simalingkar B membuka gereja sebagai sentra vaksinasi covid-19 untuk dosis 1, 2 dan 3 (booster). Pelaksanaan vaksinasi berlangsung pada Kamis (31/3/2022) bertempat di gedung Gereja HKBP Pardomuan Resort Simalingkar B, mulai pukul 08.00-14.00 WIB.

Pelaksanaan vaksinasi yang digelar pihak gereja terbuka untuk warga gereja dan masyarakat umum antar denominasi gereja dan lintas agama. Gereja terbuka melayani seluruh warga bangsa sebagai upaya mendukung program pemerintah dalam percepatan vaksinasi untuk mencapai herd imunity.

Vaksinasi HKBP Resort Simalingkar B

Meski dalam proses pendaftaran ada beberapa orang yang tidak memenuhi syarat, namun pelaksanaan vaksinasi yang digelar HKBP Resort Simalingkar B berhasil menyasar 155 orang.

Pendeta HKBP Resort Simalingkar B Pdt. Lidya Theresia Butarbutar menyampaikan rasa syukurnya pelayanan gereja sebagai sentra vaksinasi dapat berjalan dengan baik.

“Puji Tuhan semua boleh berjalan dengan baik. Terima kasih atas kerja sama yang baik dari semua tim dan parhalado HKBP Pardomuan Resort Simalingkar B dan secara khusus pada keluarga Pakpahan/ br. Silaban (Grosir Chiko), jemaat Wijk 5 yang turut mendukung kegiatan vaksinasi dengan menyumbang ai mineral botol dan gelas”, ucap Pdt. Lidya.

Seluruh rangkaian pelaksanaan vaksinasi berjalan dengan baik dan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Kebahagiaan terbesar adalah ketika kita dapat menciptakan kebahagiaan bagi orang lain. Mari senantiasa menjadi berkat, sebab kita diberkati untuk menjadi berkat bagi orang lain”, ujar Pdt. Lidya di penghujung kegiatan.

(Penulis : Pdt. Badia Hutagalung)

Related post