Sukses Selenggarakan Doa Bersama Peduli Tano Batak 2025, Panitia Dibubarkan

Foto bersama Kadep Koinonia Pdt. Dr. Deonal Sinaga dan panitia Evaluasi dan Pembubaran Panitia Paskah Raya HKBP 2025 di Gedung Raja Pontas L. Tobing.
Setelah sukses menyelenggarakan acara akbar pada 16 April 2025, Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) resmi membubarkan Panitia Doa Bersama Peduli Tano Batak 2025 yang diketuai Dra. Sandra Sidabutar. Evaluasi dan pembubaran panitia dilaksanakan di Kantor Pusat HKBP, Pearaja, Tarutung, Kamis (28/8/2025).

Kegiatan Doa Bersama Peduli Tano Batak, menjadi wujud nyata program Transformasi HKBP yang menaruh perhatian pada berbagai persoalan sosial di Tano Batak, seperti narkoba, judi, human trafficking, serta pelestarian alam.
Panitia yang terbentuk sejak 25 Maret 2025 terdiri dari, Ketua, Dra. Sandra Sidabutar, Sekretaris, Catty Hutasoit, serta Bendahara, Tiara Sianipar. Meski bekerja dalam waktu kurang dari satu bulan, dengan rapat perdana yang dihadiri delapan Praeses HKBP di sekitar Tano Batak, panitia mampu menghadirkan acara yang diikuti lebih dari 5.000 peserta dari berbagai distrik di Tano Batak sekitarnya.
“Rangkaian kegiatan diawali arak-arakan pawai menuju Stadion Mini, Tarutung. Dalam kesempatan itu, HKBP juga melantik Task Force Peduli Tano Batak yang diketuai amang Maruli Siahaan,” terang Sandra Sidabutar.
Dalam laporannya, Ketua Pelaksana, Pdt. Hantus Hutapea menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia menegaskan, walau persiapan singkat, panitia bekerja penuh semangat, sehingga acara dapat berlangsung baik dan lancar.

Sementara itu, Ketua Panitia, Sandra Sidabutar menyampaikan apresiasi kepada Ephorus HKBP Pdt. Dr. Victor Tinambunan dan seluruh Pimpinan HKBP. Khusus kepada Kepala Departemen Koinonia, Pdt. Dr. Deonal Sinaga, yang sejak awal mendampingi panitia hingga pelaksanaan. Ucapan terima kasih juga diberikan kepada Ketua Pelaksana, Pdt. Hantus Hutapea, serta seluruh panitia yang bekerja dengan penuh dedikasi.

“Walaupun persiapan hanya satu bulan, berkat kerja sama panitia dan dukungan pimpinan HKBP, acara ini dapat berjalan baik. Kami menyadari masih ada kekurangan, namun itu akan menjadi pembelajaran berharga ke depan,” ujar Sandra Sidabutar.

Dalam pembubaran panitia ini, turut ditegaskan komitmen HKBP terus hadir dan mengambil bagian dalam mengatasi masalah sosial di Tano Batak. Melalui pelayanan nyata, doa bersama, serta kerja kolaboratif lintas distrik. (red)