Jangan Tawar Hati*

 Jangan Tawar Hati*

Herlina Hasibuan (Sumber: New Kairos TV)

*Pdt. Herlina Hasibuan

“Kepada Allah aku percaya, aku tidak takut. Apakah yang dapat dilakukan
manusia terhadap aku?” ( Mazmur 56:12 )


Sobat Kairos yang dikasihi oleh Kristus Yesus, yang pasti tidak ada satu orangpun yang tidak pernah takut, karena banyak faktor yang membuat kita takut. Misalnya, kita takut akan kondisi ekonomi yang tidak menentu, kita takut akan sakit penyakit yang tak kunjung sembuh, kita takut kehilangan pekerjaan, kita takut kehilangan orang yang kita kasihi, takut akan jodoh yang tak kunjung datang. Bahkan kita takut menghadapi masa-masa sulit, terlebih di masa pandemi Covid-19 ini. Dan apa yang kita takutin itu, membuat kita tawar hati, bimbang, tidak percaya diri dan apatis dalam menjalani hidup.

Hal itulah yang dihadapi pemazmur yaitu Daud. Dia kepung musuhnya, tanpa daya. Hal itu boleh kita lihat dalam Mazmur 56:2-3 dan dalam ayat 6-7. Musuh- musuh Daud dan seteru-seterunya menginjak-injak Daud sepanjang hari, bahkan menghimpit dan memerangi dia dengan sombong. Tapi dalam situasi yang dihadapi Daud, yaitu ketika ia tidak berdaya, Daud tetap mengandalkan Tuhan. Karena Daud tahu, bahwa Tuhan peduli kepadanya, dan Tuhan akan menolong dia.

Ingat, jangan menyerah, dan jangan takut. Tapi mari datang kepada Tuhan, dan tetap berharap kepadaNya, yang pasti kita akan diselamatkan. Tuhan Yesus sudah katakan dalam Matius 11 : 28“Marilah kepadaKu, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadaMu”. Itu sebabnya, Firman Tuhan hari ini mengatakan kepada kita supaya kita jangan takut, tapi kita harus tetap percaya kepada Tuhan. Jika itu kita lakukan, yang pasti, siapapun itu, tidak mampu melukai kita.

Untuk itu, mari kita hadapi persoalan hidup kita dengan optimis, dengan kita tetap berjalan dan tinggal di dalam Yesus. Karena memang Tuhan sanggup menolong kita dari semua masalah dan ketakutan yang kita hadapi. Bahkan melebihi dari apa yang kita doakan dan pikirkan, Tuhan berikan itu bagi kita, karena bagi Allah tidak ada yang mustahil.

Tuhan Yesus Memberkati,Amin.

Lindon Silalahi

Related post