Ketua Umum Panitia: Paskah Raya HKBP 2026 Wujudkan Iman yang Bertumbuh di Tengah Keluarga
Ketua Umum Panitia: Paskah Raya HKBP 2026 Wujudkan Iman yang Bertumbuh di Tengah Keluarga
Sipoholon — Ketua Umum Panitia Paskah Raya HKBP 2026 sekaligus Ketua Forum Konferensi Perempuan (FKP) HKBP, Dra. Sandra Sidabutar, menegaskan bahwa Perayaan Paskah Raya HKBP 2026 menjadi momentum untuk memperkuat iman keluarga Kristen agar tetap bertumbuh di tengah berbagai tantangan kehidupan zaman ini.
Hal tersebut disampaikan Sandra Sidabutar dalam laporan panitia pada Ibadah Puncak Paskah Raya HKBP yang berlangsung di Seminarium HKBP Sipoholon, Jumat (8/5/2026).
Mengawali sambutannya dengan ucapan “Syalom, Horas, Selamat Paskah bagi kita semua”, Sandra Sidabutar menyampaikan penghormatan kepada seluruh pimpinan HKBP, pemerintah daerah, aparat keamanan, para sponsor, donatur, serta jemaat yang hadir secara langsung maupun melalui siaran langsung.
Turut hadir dalam ibadah tersebut Ephorus HKBP Pdt. Dr. Victor Tinambunan, MST beserta keluarga, Sekjen HKBP Pdt. Rikson Hutahaean, M.Th., Kepala Departemen Koinonia HKBP Pdt. Dr. Deonal Sinaga, Ephorus Emeritus HKBP Pdt. Dr. Robinson Butar-butar, Kepala Departemen Marturia Pdt. Bernard Manik, M.Th., Kepala Departemen Diakonia HKBP Pdt. Eldarton Simbolon, D.Min., para Praeses dari 32 distrik HKBP, pimpinan sekolah tinggi teologi HKBP, hingga jajaran Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara.
Dalam laporannya, Sandra Sidabutar mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya seluruh rangkaian kegiatan Paskah Raya HKBP 2026 yang mengangkat tema “Kristus Sudah Bangkit, Iman Bertumbuh di Tengah Keluarga” berdasarkan 2 Korintus 5:17.
Menurutnya, tema tersebut menjadi pengingat bahwa kebangkitan Kristus harus menjadi fondasi utama bagi setiap keluarga Kristen.
“Tema ini bukan sekadar slogan, melainkan pengingat bagi kita bahwa kebangkitan Kristus harus menjadi fondasi kokoh bagi setiap keluarga Kristen dalam menghadapi tantangan zaman,” ujar Sandra Sidabutar.
Ia menjelaskan bahwa panitia Paskah Raya HKBP 2026 dilantik pada akhir Februari 2026 dan sebagian besar terdiri dari pengurus FKP HKBP dari 32 distrik, didukung para pelayan penuh waktu dan staf Kantor Pusat HKBP.
Selama beberapa bulan terakhir, seluruh panitia disebut bekerja keras dan bersinergi demi menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan Paskah Raya HKBP 2026.
Sandra Sidabutar juga memaparkan berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan, dimulai dari Pawai Obor Paskah pada 7 Mei 2026 yang diikuti sekitar 1.500 peserta dari berbagai distrik dan institusi pendidikan HKBP.
Peserta pawai terdiri dari pimpinan HKBP, para Praeses, Ketua PPD beserta anggota, jemaat dari berbagai distrik, hingga institusi pendidikan seperti Marching Band SMP Swasta HKBP Sipoholon, SMA 1 HKBP Tarutung, STGH, STB, dan STD HKBP.
Pawai Obor dimulai dari Kantor Pusat HKBP Pearaja dan berakhir di Sopo Partungkoan Tarutung dalam suasana penuh sukacita dan kebersamaan.
“Cahaya obor yang kita bawa melambangkan Kristus sebagai Terang Dunia yang mengalahkan kegelapan maut,” katanya.
Selain menjadi momentum kesaksian iman, kegiatan tersebut juga memberdayakan pelaku UMKM kuliner lokal yang melayani kebutuhan konsumsi peserta kegiatan.
Sandra Sidabutar menambahkan, puncak kegiatan Paskah Raya HKBP 2026 ditandai dengan pelaksanaan Ibadah Raya dan Perjamuan Kudus yang dihadiri sekitar 3.000 jemaat dari 32 distrik HKBP.
Menurutnya, kehadiran ribuan jemaat tersebut menjadi representasi kesatuan tubuh Kristus dalam persekutuan gereja.
Sebagai bentuk pelayanan kasih kepada masyarakat, panitia juga menggelar Pasar Murah di Auditorium HKBP yang diperuntukkan bagi jemaat dan masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan itu dibuka langsung oleh Ephorus HKBP dan dimeriahkan penampilan Band Syema yang beranggotakan calon pendeta HKBP serta pertunjukan Tortor Kreasi Batak.
Selain itu, HKBP melalui Forum Konferensi Perempuan juga memberikan perhatian kepada 40 perempuan penenun ulos binaan FKP HKBP melalui pameran hasil tenun ulos mereka.
Panitia juga menyediakan area khusus bagi UMKM kuliner lokal di sekitar Auditorium HKBP sebagai bentuk dukungan terhadap ekonomi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Sandra Sidabutar menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya Paskah Raya HKBP 2026, mulai dari pimpinan HKBP, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, aparat keamanan, institusi pendidikan HKBP, sponsor, donatur, hingga seluruh panitia dan pengurus FKP HKBP.
Secara khusus, ia menyampaikan terima kasih kepada Kepala Departemen Koinonia HKBP Pdt. Dr. Deonal Sinaga dan Kepala Biro Perempuan HKBP yang terus mendampingi panitia sejak masa persiapan hingga pelaksanaan kegiatan.
Ia juga mengapresiasi seluruh panitia yang telah mengorbankan waktu, tenaga, pikiran, bahkan materi demi terselenggaranya Paskah Raya HKBP 2026 dengan baik.
Menutup laporannya, Sandra Sidabutar mengakui masih terdapat kekurangan selama pelaksanaan kegiatan dan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jemaat.
“Tak ada gading yang tak retak. Kami menyadari masih terdapat kekurangan selama pelaksanaan rangkaian acara Paskah Raya HKBP ini. Kami memohon maaf dan semoga kekurangan itu dapat disempurnakan di waktu yang akan datang,” ucapnya.
Ia berharap melalui Paskah Raya HKBP 2026, iman jemaat semakin bertumbuh di tengah keluarga sehingga keluarga-keluarga HKBP dapat menjadi garam dan terang bagi dunia.
Menutup sambutannya, Sandra Sidabutar mengajak seluruh jemaat meneriakkan yel-yel Paskah Raya HKBP 2026:
“PASKAH RAYA HKBP 2026”
“IMAN BERTUMBUH DI TENGAH KELUARGA”
“Horas! Horas! Horas!”