HKBP Pulo Jahe Berkonsultasi Dengan Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta Terkait Pelayanan dan Pendampingan Hukum

 HKBP Pulo Jahe Berkonsultasi Dengan Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta Terkait Pelayanan dan Pendampingan Hukum

HKBP Pulo Jahe Berkonsultasi Dengan Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta Terkait Pelayanan dan Pendampingan Hukum

Jakarta, 31 Juli 2026 – HKBP Resort Pulo Jahe melakukan kunjungan ke Kantor HKBP Distrik VIII DKI Jakarta untuk berdiskusi mengenai dinamika pelayanan yang sedang dihadapi di jemaat. Kunjungan tersebut dipimpin oleh Pendeta HKBP Resort Pulo Jahe, Pdt. Nikson Simangunsong, didampingi istri serta sejumlah parhalado dan ruas jemaat.

Rombongan diterima oleh Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta, Pdt. Oloan Nainggolan, S.Th., dan Pdt. Sakarias Simanjuntak, S.Th., M.Pak., Sekretaris distrik bersama perwakilan Pokja Hukum/Paguyuban Sarjana Hukum Batak HKBP (PSHBH), yaitu Jeffry M. Hutagalung, S.H., M.M., C.LA., C.MED. dan Galang Simatupang, S.H. selaku Sekretaris Umum PSHBH HKBP. Pertemuan berlangsung dalam suasana terbuka sebagai wadah untuk berbagi informasi, menyampaikan pergumulan pelayanan, serta memperoleh arahan terkait aspek hukum yang berkaitan dengan pelayanan gereja.

Dalam kesempatan tersebut disampaikan bahwa setiap proses yang telah dilaksanakan di HKBP Pulo Jahe diharapkan tetap berpedoman pada Aturan dan Peraturan HKBP serta ketentuan hukum yang berlaku. Berbagai informasi dan kesaksian yang disampaikan dalam pertemuan menjadi bagian dari bahan diskusi guna memperoleh pemahaman yang utuh untuk saling menguatkan.

Selain itu, seluruh pihak diimbau untuk tetap menjaga ketenangan, mengedepankan semangat kebersamaan, memastikan pelayanan gereja tetap berjalan dengan baik, serta mengelola setiap aspek administrasi dan anggaran secara tertib dan akuntabel.

Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta juga mendorong seluruh pelayan dan warga jemaat HKBP Pulo Jahe agar tetap mengedepankan semangat persaudaraan, menjaga kesatuan jemaat, serta menyelesaikan setiap persoalan melalui mekanisme gerejawi dan menghargai hukum yang berlaku. Diharapkan melalui komunikasi, koordinasi, dan pendampingan yang baik, pelayanan di HKBP Pulo Jahe dapat terus berlangsung secara tertib, damai, dan membawa kesaksian yang baik bagi jemaat maupun masyarakat.

    Related post