HKBP Pasar Minggu Rayakan HUT ke-55, Ucapan Syukur Sekaligus Galang Dana Revitalisasi Gedung
HKBP Pasar Minggu Rayakan HUT ke-55
Jakarta, 22 Maret 2026 — Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Pasar Minggu merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 melalui Ibadah Syukur yang berlangsung khidmat pada Minggu Judika, Minggu (22/3/2026), mulai pukul 08.30 WIB. Ibadah yang dilaksanakan dalam Bahasa Batak ini mengangkat tema “Tuhan Pemberi Nafas Kehidupan (Debata Mangalehon Tondi Hangoluan)” berdasarkan Yehezkiel 37:1–14.

Perayaan diawali dengan prosesi masuk panitia HUT dan petugas ibadah yang disambut dengan tarian tortor Batak. Suasana sukacita dan kekeluargaan terasa kuat di tengah jemaat yang hadir. Para parhalado turut menyapa jemaat sebagai tanda dimulainya perayaan iman dan ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan selama 55 tahun perjalanan gereja.

Ibadah dipimpin oleh pelayan firman Pdt. Mangatur Manurung, M.Th., dengan liturgis Pdt. Ronauli Sinaga, S.Th., serta didukung para pelayan fungsional HKBP Pasar Minggu.

Dalam khotbahnya, Pdt. Mangatur Manurung menegaskan makna Minggu Judika melalui tema yang diangkat, yakni Tuhan sebagai pemberi napas kehidupan. Ia mengajak jemaat untuk tetap setia menjalani setiap proses kehidupan dalam rencana Tuhan.

“Seperti tulang-tulang kering yang dihidupkan kembali oleh firman Tuhan, demikian juga kehidupan jemaat dipulihkan dan diperbarui oleh kuasa-Nya. Dalam usia ke-55 tahun ini, Roh Tuhan kiranya tetap hidup dan bekerja di tengah seluruh jemaat,” ujarnya.

Ibadah semakin semarak dengan persembahan koor dari Keluarga Parhalado serta penayangan video sejarah perjalanan HKBP Pasar Minggu yang dipandu oleh Pendeta Resort, Pdt. Rijhon Malcolm Siahaan.
Momentum HUT ke-55 ini juga menjadi ajang penggalangan dana untuk mendukung program revitalisasi gedung gereja dan pengembangan aset. Ketua Panitia Revitalisasi, CSt. Fredy Hilton Tambunan, ST., MBA, menyampaikan bahwa kebutuhan dana untuk program tersebut mencapai lebih dari Rp1 miliar.

“Dukungan seluruh jemaat, parhalado, dan kategorial sangat dibutuhkan demi keberlanjutan pelayanan gereja,” ungkapnya.

Sebagai bentuk syukur, dilakukan prosesi pemotongan kue ulang tahun oleh Pendeta Resort bersama para pendeta fungsional serta perwakilan jemaat. Sebanyak 41 perwakilan dari berbagai unsur menerima potongan kue sebagai simbol kebersamaan lintas generasi dan pelayanan.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan acara ramah tamah dan hiburan yang berlangsung di Gedung Sekolah Minggu mulai pukul 11.00 WIB. Seluruh jemaat diundang untuk mengikuti makan siang bersama yang telah disediakan panitia.

Acara hiburan dimeriahkan oleh berbagai penampilan, antara lain Maxima Band, solois HKBP Pasar Minggu, serta tortor dan koor dari anak Sekolah Minggu, remaja, hingga Naposo Bulung. Suasana penuh sukacita semakin terasa dengan keterlibatan seluruh kategorial jemaat.

Penggalangan dana dikemas secara kreatif melalui lelang ulos dan lelang lagu yang melibatkan pendeta, artis, solois, serta penampilan dari anak Sekolah Minggu, remaja, dan Naposo Bulung. Panitia juga memberikan apresiasi berupa pengulusan kepada jemaat yang memberikan kontribusi minimal Rp10 juta, yang langsung dilakukan oleh Pendeta Resort.

Acara dipandu oleh MC St. John Flores Panjaitan bersama Ny. St. Paido Siahaan Vista br. Limbong yang berhasil membangun suasana hangat dan meriah sepanjang kegiatan. Selain itu, panitia juga menyediakan berbagai doorprize menarik, seperti telepon genggam, televisi 55 inci, hingga hadiah utama berupa satu unit sepeda motor listrik.

Ketua PIC Penggalangan Dana, CSt. Christopel Lumbantobing, ST., MK., menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif seluruh jemaat dalam menyukseskan perayaan sekaligus mendukung program revitalisasi gereja.

Menutup rangkaian acara, Pdt. Rijhon Malcolm Siahaan menyampaikan rasa syukur atas kebersamaan yang terjalin sepanjang kegiatan dan berharap semangat tersebut terus terpelihara dalam mendukung pelayanan gereja ke depan.
“Hingga akhir rangkaian acara, dana yang berhasil dihimpun sementara mencapai sekitar Rp600 juta. Pendeta resort Dalam bimbingan nya, berharap dukungan jemaat terus mengalir sehingga kebutuhan dana revitalisasi dapat terpenuhi secara optimal. Perayaan kemudian ditutup dengan doa dan sesi foto bersama dalam suasana penuh sukacita dan kebersamaan.”






