PRAESES HKBP DISTRIK VIII DKI JAKARTA JADI NARASUMBER SEMINAR PARTUNGKOAN AMA HKBP TEBET

PRAESES HKBP DISTRIK VIII DKI JAKARTA JADI NARASUMBER SEMINAR PARTUNGKOAN AMA HKBP TEBET
JAKARTA — HKBP Resort Tebet menggelar Partungkoan Ama HKBP Tebet 2026 sebagai salah satu rangkaian kegiatan Parheheon Ama HKBP Tebet 2026, Kamis (29/10/2026), bertempat di Gedung Gereja HKBP Resort Tebet, Jakarta. Kegiatan yang dimulai pukul 19.00 WIB ini menjadi wadah pembinaan bagi kaum bapak untuk memperdalam pemahaman mengenai peran dan tanggung jawab seorang ama dalam kehidupan keluarga, gereja, dan masyarakat.

Partungkoan Ama tahun ini mengangkat tema “Ama Na Marsahala: Teladan dalam Keluarga, Gereja, dan Masyarakat”, dengan subtema “Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang”, berdasarkan Markus 10:45.
Melalui tema dan subtema tersebut, kaum bapak diajak untuk semakin memahami bahwa panggilan seorang ama tidak hanya berkaitan dengan tanggung jawab sebagai kepala keluarga, tetapi juga menyangkut keteladanan hidup, kesediaan melayani, serta komitmen untuk menghadirkan nilai-nilai Kristiani di tengah keluarga, gereja, dan masyarakat. Dalam kegiatan ini, Panitia Parheheon Ama HKBP Resort Tebet menghadirkan tiga narasumber yang membahas peran kaum bapak dari perspektif tradisi Batak, kehidupan keluarga, serta iman dan pelayanan Kristen.

Materi pertama disampaikan oleh Pendeta Resort HKBP Tebet, Pdt. Kespan D. Simbolon, dengan topik “Peran Ama dalam Keluarga dan Gereja Sesuai Tradisi Batak dan Firman Tuhan.” Pembahasan ini menyoroti pentingnya peran seorang ama dalam membangun keluarga yang berlandaskan nilai-nilai luhur budaya Batak dan ajaran firman Tuhan. Seorang bapak memiliki tanggung jawab untuk membimbing keluarga, mewariskan nilai-nilai kebaikan, serta menjadi teladan dalam kehidupan iman dan persekutuan gereja.
Materi kedua disampaikan oleh Pdt. Lilis F. Tambunan, Fungsional HKBP Tebet, dengan topik “Ama Idaman Wanita di Rumah dan di Gereja.” Materi ini mengangkat pentingnya kehadiran seorang bapak yang penuh kasih, bertanggung jawab, serta mampu menjadi pasangan dan figur yang memberikan teladan positif bagi keluarga. Dalam kehidupan bergereja, kaum bapak juga diharapkan menunjukkan kedewasaan iman, kepedulian, dan komitmen dalam pelayanan.

Sementara itu, materi ketiga disampaikan oleh Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta, Pdt. Oloan Nainggolan, S.Th., dengan topik “Ama Na Marsahala sebagai Teladan dalam Keluarga, Gereja, dan Masyarakat.” Materi ini menekankan pentingnya menghadirkan keteladanan melalui sikap, perkataan, dan tindakan nyata yang mencerminkan nilai-nilai Kristiani.

Dalam pemaparannya, Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta, Pdt. Oloan Nainggolan, S.Th., juga mendorong kaum bapak HKBP Resort Tebet untuk memperluas peran dan kontribusinya, tidak hanya dalam lingkup keluarga dan gereja, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat hingga bidang politik. Kaum bapak diajak untuk melihat bahwa panggilan pelayanan tidak terbatas pada aktivitas internal gereja, melainkan juga mencakup tanggung jawab untuk mengambil bagian dalam kehidupan sosial dan pembangunan masyarakat. Dorongan tersebut menjadi refleksi penting bahwa kaum bapak perlu hadir sebagai pribadi yang membawa nilai-nilai kebenaran, kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab di berbagai ruang kehidupan. Keterlibatan dalam masyarakat maupun politik diharapkan menjadi sarana untuk menghadirkan pengaruh positif serta memperjuangkan kepentingan bersama dengan berlandaskan nilai-nilai iman Kristiani.

Melalui kesempatan tersebut, kaum bapak juga diingatkan agar tidak hanya memahami tanggung jawabnya secara normatif, tetapi mewujudkannya dalam tindakan nyata. Keteladanan seorang ama tercermin melalui kesetiaan dalam membangun keluarga, keterlibatan aktif dalam pelayanan gereja, serta kontribusi positif bagi kehidupan masyarakat.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur pelayanan dan persekutuan Ama HKBP Tebet, antara lain Badan Pengurus Harian (BPH) Seksi Ama, Parhalado, Pengurus WIJK, tokoh-tokoh Ama, serta para pelayan Ama. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan dukungan dan komitmen bersama dalam memperkuat peran kaum bapak di lingkungan HKBP Resort Tebet.

Usai seluruh rangkaian pembekalan materi, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan cendera mata berupa piagam penghargaan kepada ketiga narasumber dan moderator. Penyerahan dilakukan oleh Ketua Punguan Ama, Sahala Naibaho, bersama Ketua Parheheon Ama 2026, Taripar P. Tampubolon, sebagai bentuk apresiasi dan ungkapan terima kasih atas kesediaan para narasumber dan moderator dalam memberikan pembekalan serta memperkaya wawasan seluruh peserta. Pelaksanaan Partungkoan Ama HKBP Tebet 2026 menjadi bagian dari upaya pembinaan kaum bapak agar semakin memahami panggilan hidupnya sebagai suami, ayah, pelayan, dan anggota masyarakat. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong lahirnya kaum bapak yang tidak hanya kuat dalam iman, tetapi juga mampu menghadirkan perubahan positif melalui keteladanan nyata.




