Perbuatlah Semua Untuk Kemuliaan Tuhan

 Perbuatlah Semua Untuk Kemuliaan Tuhan

Pdt. Christian Putra Simanjuntak

“Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.” Kolose 3 : 23

Bagaimanapun juga setiap manusia pasti menginginkan hidupnya agar selalu bersukacita dan berbahagia, tidak ada satupun didunia ini manusia yang menginginkan hidupnya menderita. Akan tetapi bagaimanakah agar hidup kita selalu bersukacita dan berbahagia? Jawabannya hanya satu yaitu ketika kita dapat mendesain kehidupan kita untuk tetap dan selalu berada didalam Tuhan/berjalan bersama Tuhan Yesus Kristus.

Jika dikatakan berada dan berjalan bersama dengan Tuhan Yesus, maka artinya kita harus mau untuk mengandalkan Tuhan Yesus dan berfokus kepada Dia, dan berbuat segala sesuatu untuk kemuliaan Tuhan Yesus Kristus. Jika sudah demikian, maka sukacita dan kebahagiaan akan selalu kita rasakan dalam hidup ini. Sebagai contoh: jika seseorang berbuat sesuatu membantu untuk manusia, maka mungkin saja dia akan kecewa dengan orang-orang disekitarnya. Sebab bisa saja orang yang dibantunya tidak membalas kebaikkannya, sehingga yang ada hanya kemarahan dan kebencian yang timbul dalam hidup. Akan tetapi jika kita berbuat kebaikan atau segala sesuatu untuk kemualiaan Tuhan Yesus Kristus, maka sudah otomatis kita akan merasa bersukacita dan berbahagia, sekalipun orang yang kita bantu membalasnya dengan kejahatan kepada kehidupan kita. Itulah yang menjadi inti dari Firman Tuhan pada hari ini, lakukanlah semuanya untuk kemuliaan Tuhan, desainlah hidupmu untuk Tuhan.

Bagaimana cara kita menerapkan konsep tersebut secara praktis dalam kehidupan kita? Pertama, sadar diri. Ya, kita harus menyadari bahwa semua yang kita lakukan adalah untuk Tuhan. Hal itu dimulai dari pertama kali kita membuka mata pada pagi hari saat bangun tidur. Kita belajar untuk memulai hari yang baru itu bersama Tuhan. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi dengan waktu-waktu yang akan kita lalui. Dengan demikian, kita menyerahkan segala aktivitas kerja dan pelayanan kita kepada Tuhan. Kita berdoa memohon penyertaan-Nya sepanjang hari agar anugerah dan berkat Tuhan senantiasa melindungi kita.

Kedua, melakukan semuanya untuk Tuhan. Kita menyadari bahwa tujuan-tujuan yang kita harapkan akan tercapai pada hari ini, semuanya kita lakukan untuk Tuhan. Sekalipun kita memenuhi kebutuhan keluarga atau pribadi kita, semua itu didasari untuk Tuhan dan baru kemudian untuk memenuhi segala hal yang kita harapkan atau inginkan. Tuhan menjadi tujuan utama dan pertama, baru kemudian kebutuhan kita. Jika demikian yang terjadi, maka apa pun yang kita lakukan akan menuruti “etika dan aturan Tuhan”. Hal ini akan menjadi kekuatan yang besar dalam hidup kita, khususnya pada saat menghadapi tantangan, pencobaan, bahkan godaan untuk jatuh dalam dosa. Jika kita menemukan hal-hal yang tidak benar, kita pasti tidak akan melakukannya karena tujuannya jelas, yakni untuk Tuhan. Tidak mungkin hal yang tidak benar dilakukan untuk Tuhan! Dan dengan dasar itu, kita akan melakukannya dengan segenap hati, bukan karena paksaan. Kita melakukannya dengan penuh kesadaran bahwa kita tidak bisa berjalan sendiri tanpa Tuhan. Apa pun yang kita kerjakan tidak terlepas dari pengetahuan-Nya. Inilah yang menolong kita untuk tetap berjalan bersama-Nya. Berkat Tuhan akan terus melimpah dalam hidup kita tatkala apa pun yang kita lakukan adalah untuk Tuhan. Amin.

Lindon Silalahi

Related post