Pembekalan Parhalado HKBP Resort KramatJati 2026: Teguhkan Komitmen “Sukarela dan Pengabdian Diri”

 Pembekalan Parhalado HKBP Resort KramatJati 2026: Teguhkan Komitmen “Sukarela dan Pengabdian Diri”

Pembekalan Parhalado HKBP Resort KramatJati 2026: Teguhkan Komitmen “Sukarela dan Pengabdian Diri”

Bogor, 19–21 Februari 2026 – Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Resort Kramatjati menyelenggarakan Pembekalan Parhalado (Sintua) bertema “Sukarela dan Pengabdian Diri” berdasarkan 1 Petrus 5:2–3. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari di Kinasih Resort & Conference, Bogor, Jawa Barat, dan menjadi momentum penting memperkuat kualitas kepemimpinan rohani para pelayan gereja.

Mengusung slogan TOTAMA (Topot, Tangihon, Tangianghonma), pembekalan ini menegaskan tiga pilar utama pelayanan Sintua: setia menggembalakan, bertanggung jawab dalam tugas, serta tekun mendoakan jemaat. Tema yang diangkat mengajak para Parhalado melayani bukan karena kewajiban semata, melainkan dengan kerelaan hati sesuai kehendak Allah.

Hari Pertama: Fondasi Spiritualitas dan Pemberdayaan Diri
Kegiatan diawali dengan pendaftaran ulang di Gedung Serbaguna HKBP Resort Kramatjati sebelum peserta bertolak ke Bogor.

Ibadah pembukaan dipimpin oleh Pdt. Pontius Ch. Siregar, M.Div., yang menekankan pentingnya keteladanan, kerendahan hati, dan integritas dalam kepemimpinan gerejawi. Sesi orientasi dipandu oleh Pdt. Dr. Martongo Sitinjak, yang mengarahkan peserta untuk memahami peran strategis Sintua dalam dinamika pelayanan jemaat masa kini.

Materi psikologi bertajuk “Assessment dan Pemberdayaan Diri dalam Pelayanan” dibawakan oleh Prof. Budi Anna Keliat, S.Kp., M.App.Sc. Peserta diajak mengenali potensi diri, membangun ketahanan mental, serta mengembangkan kepekaan emosional dalam pelayanan.

Malam harinya, suasana reflektif terasa dalam Poda Tohonan Sintua serta Ibadah Meditasi (Taizé) yang dipimpin oleh Pdt. Basa Rohana br. Hutabarat, M.Th., bersama seluruh pendeta.

Hari ke dua diawali dengan kegiatan outbound untuk membangun kebersamaan dan soliditas tim pelayanan. Penelaahan Alkitab yang dipimpin para pendeta menjadi penguatan spiritual sebelum memasuki sesi strategis.

Materi bertema “Peluang, Tantangan, Strategi & Optimalisasi Pelayanan di Era Digital” disampaikan oleh Pdt. Prof. Binsar Jonathan Pakpahan, Ph.D., dalam paparannya, ia menegaskan pentingnya gereja hadir secara relevan di ruang digital tanpa kehilangan esensi spiritualitas dan penggembalaan.

Sesi berikutnya diisi dengan Bible Games dan diskusi kelompok yang membahas tujuh tujuan Tohonan Sintua serta implementasinya dalam program kerja gereja. Diskusi ditutup dengan ibadah malam di masing-masing kelompok sebagai wujud komitmen bersama.

Puncak kegiatan ditandai dengan pleno pemaparan hasil diskusi kelompok mengenai komitmen pelayanan Sintua dalam program kerja gereja. Sesi ini kembali dipimpin oleh Pdt. Dr. Martongo Sitinjak bersama tim perumus pendeta.

Acara kemudian ditutup dengan ibadah refleksi, pembagian sertifikat, dan penghargaan bagi peserta teladan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan partisipasi aktif selama kegiatan.

Pembekalan Parhalado HKBP Resort Kramatjati 2026 menjadi wujud nyata komitmen gereja dalam membangun kepemimpinan yang melayani dengan hati yang rela, setia, dan bertanggung jawab. Semangat Totama : TOPOT, TANGIHON,TANGIANGHONMA diharapkan terus hidup dalam diri setiap Sintua, menjadi teladan dan berkat bagi jemaat serta masyarakat luas.
Ini goal program tahun 2026, ditambah program rutin
01.Pembekalan Parhado
02.Gondang Naposo
03.Festival Musik
04.Jambore Sekolah Minggu.

Pdt. Dr. Martongo Sitinjak, pendeta resort serta di dampingi pendeta fungsional HKBP Resort Kramatjati, Pdt. Filemon F. Sigalingging, S. Th, Pdt. Eben Sihardo Simanjuntak,  Pdt parnigotan Siahaan, Pdt.Pontius Siregar M.Div pimpinan jemaat HKBP Gedong sebagai Huria pagaran, Ikut serta Pdt. Basa Rohana Hutabarat, M. Th,. Istri pendeta Resort ikut serta dalam pembekalan dan membatu berlangsung nya acara pembekalan parhalado .

Pembekalan parhalado HKBP Resort Kramatjati di ikuti 81 peserta, Pembekalan Parhalado, menjadi wujud nyata komitmen gereja dalam membangun kepemimpinan yang melayani dengan hati yang rela, setia, dan bertanggung jawab. Semangat Totama : TOPOT, TANGIHON, TANGIANGHONMA demikianlah narasi ini diinformasikan dari salah satu calon sintua perempuan sebagai bentuk kontribusi agar poda TOTAMA juga mengalir ke seluruh sintua di HKBP diharapkan terus hidup dalam diri setiap Sintua, menjadi teladan dan berkat bagi jemaat serta masyarakat luas.

    Related post