Ibadah Syukuran Tahun Baru, HUT ke-60, dan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gereja HKBP Srengseng Sawah

 Ibadah Syukuran Tahun Baru, HUT ke-60, dan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gereja HKBP Srengseng Sawah

Ibadah Syukuran Tahun Baru, HUT ke-60, dan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gereja HKBP Srengseng Sawah

Jakarta — Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Srengseng Sawah menggelar Ibadah Syukuran Tahun Baru, Perayaan Ulang Tahun Gereja ke-60, serta Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gereja, pada Minggu, 8 Februari 2026, pukul 08.30 WIB, dalam ibadah Bahasa Batak. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung khidmat, penuh sukacita, dan diwarnai semangat kebersamaan jemaat.

Ibadah Peletakan Batu Pertama yang dipimpin oleh Bibelrvow Tiuma Nainggolan sebagai MC, serta Pendeta Resort HKBP Srengseng Sawah, Pdt. Agustinus Nainggolan, S.Th., sebagai Liturgis.

Rangkaian acara diawali dengan Ibadah Peletakan Batu Pertama yang dipimpin oleh Bibelrvow Tiuma Nainggolan sebagai MC, serta Pendeta Resort HKBP Srengseng Sawah, Pdt. Agustinus Nainggolan, S.Th., sebagai Liturgis. Peletakan batu pertama dilakukan oleh Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta, Pdt. Oloan Nainggolan, S.Th., kemudian diikuti oleh Pendeta Resort, Ketua Panitia Pembangunan Gereja Tahun 2025–2027, Dr. Dra. Risma Situmorang, S.H., M.H., serta perwakilan kategorial jemaat hingga anak-anak Sekolah Minggu. Turut hadir pula unsur pemerintah setempat, RT dan RW.

Peletakan batu pertama dilakukan oleh Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta, Pdt. Oloan Nainggolan, S.Th.
Peletakan batu pertama dilakukan oleh Pendeta Ressort Pdt. Agustinus Nainggolan

Setelah prosesi peletakan batu pertama, ibadah dilanjutkan dengan prosesi penyambutan Praeses dan Inang Praeses, yang ditandai dengan pengalungan bunga oleh anak-anak Sekolah Minggu sebagai ungkapan kasih, hormat, dan sukacita jemaat.

Peletakan batu pertama dilakukan oleh Ketua Panitia

Ibadah dipimpin langsung oleh Praeses Pdt. Oloan Nainggolan, S.Th., yang sekaligus menyampaikan khotbah dengan topik “Diberkati untuk Menjadi Berkat (Dipasupasu Asa Gabe Pasupasu)”, berdasarkan Kejadian 12:1–5, serta mengangkat tema ibadah:

“Tuhan, aku cinta pada rumah kediaman-Mu dan pada tempat kemuliaan-Mu bersemayam” (Mazmur 26:8).

Dalam khotbahnya, Praeses mengajak seluruh jemaat untuk senantiasa bersyukur atas penyertaan Tuhan selama 60 tahun perjalanan HKBP Srengseng Sawah, serta meneguhkan komitmen bersama untuk menjadi berkat melalui iman, pelayanan, dan dukungan nyata dalam pembangunan rumah Tuhan.

Petugas ibadah terdiri dari Pdt. Oloan Nainggolan, S.Th. sebagai pengkhotbah, Pdt. Agustinus Nainggolan, S.Th. sebagai liturgis, serta Pdt. Tunggul M. Harahap, S.Th., pendeta fungsional, sebagai pembawa warta. Koor Bersama :Ida ma Ulina I, dengan antusias di kumandangkan semua jemaat yang dipinpin Inang Bibelvrouw Tiurma br. Nainggolan. Warta Panitia Natal dan Bona Taon 2026 disampaikan oleh Ketua Panitia Natal dan Bona Taon 2026, St. S.A. Gultom.

Pdt. Agustinus Nainggolan, S.Th. sebagai liturgis

Usai ibadah, kegiatan dilanjutkan dengan perayaan HUT ke-60 Gereja HKBP Srengseng Sawah, yang ditandai dengan tiup lilin serta pemotongan dan pembagian kue ulang tahun sebagai ungkapan syukur bersama seluruh jemaat. Rangkaian acara kemudian diteruskan dengan ramah tamah dan makan bersama, dalam suasana sukacita Bona Taon dan kebersamaan jemaat untuk mendukung Panitia Pembangunan Gereja.

Perayaan HUT ke-60 Gereja HKBP Srengseng Sawah, yang ditandai dengan tiup lilin serta pemotongan dan pembagian kue ulang tahun.

Acara semakin meriah dengan berbagai doorprize menarik, permainan (games), tarian tor-tor, serta pujian lagu yang dibawakan oleh panitia dan parhalado. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan doa oleh Pdt. Tunggul M. Harahap, S.Th.
Ibadah dan perayaan ini menjadi momentum iman dan persatuan jemaat HKBP Srengseng Sawah untuk terus bertumbuh, melayani, dan bersama-sama membangun rumah Tuhan demi kemuliaan nama-Nya.

    Related post