Ibadah Tutup Peti dan Pelepasan Jenazah Pdt. Immanuel V. T. Simatupang

 Ibadah Tutup Peti dan Pelepasan Jenazah Pdt. Immanuel V. T. Simatupang

Ibadah Tutup Peti dan Pelepasan Jenazah Pdt. Immanuel V. T. Simatupang

Jakarta — Ibadah Tutup Peti dan Pelepasan Jenazah Almarhum Pdt. Immanuel V. T. Simatupang, S.Th., STM., berlangsung dengan khidmat dan penuh penghiburan. Almarhum tutup usia pada umur 85 tahun, meninggalkan kesan mendalam atas keteladanan iman dan dedikasi pelayanan yang setia hingga akhir hayat.

Ibadah dipimpin oleh Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta Raya, Pdt. Oloan Nainggolan, STh. Dalam rangkaian ibadah Tutup Peti tersebut, Pdt. Roida Situmorang, Pendeta Resort HKBP Menteng Jalan Jambu, bertindak sebagai liturgis. Sementara itu, khotbah penghiburan disampaikan langsung oleh Praeses Pdt. Oloan Nainggolan, STh.

Dalam khotbahnya, Praeses menegaskan bahwa Almarhum adalah seorang hamba Tuhan yang setia, yang menjalani panggilan pelayanannya dengan penuh dedikasi sejak awal hingga masa pensiun, bahkan tetap setia hingga menutup usia. Pada usia 85 tahun, Almarhum telah menjadi berkat bagi jemaat dan keluarga. Oleh karena itu, keluarga dan jemaat diajak untuk melepaskan dengan tenang, penuh iman, dan sukacita, seraya bersyukur atas hidup dan pelayanan yang telah dijalani Almarhum.

Almarhum Pdt. Immanuel V. T. Simatupang wafat pada 19 Januari 2026, pada usia 85 tahun, 3 bulan, dan 23 hari. Beliau lahir di Banda Aceh, 27 September 1940.

Pembacaan riwayat hidup Almarhum disampaikan oleh Sekretaris HKBP Distrik VIII DKI Jakarta Raya, Pdt. Sakarias Simanjuntak, S.Th., M.PAK. Dalam riwayat tersebut disampaikan bahwa Almarhum meninggalkan seorang istri, Porman Basaria br. Hutapea, BA, serta tiga orang anak, yaitu Andrea El-Hamra Simatupang, Joshua Herberto Simatupang, dan Raymond Marvin Simatupang.
Jejak Pelayanan.

Sepanjang hidup pelayanannya, Almarhum dikenal sebagai pendeta yang setia, rendah hati, dan berdedikasi dalam pelayanan gereja maupun dunia pendidikan. Almarhum pernah melayani sebagai Pendeta Batak HKBP Resort Tebing Tinggi (Distrik XIV Tebing Tinggi), Pendeta DiBP HKBP Resort Tebing Tinggi, Pendeta HKBP Resort Kampung Juhar Distrik XIV Tebing Tinggi, Guru di SGH Seminarium Sipoholon, serta Pendeta HKBP Resort Pematangsiantar Distrik V Sumatera Timur.

Selain pelayanan jemaat, Almarhum juga mengabdikan diri di bidang pendidikan dan pelayanan khusus sebagai guru dan dosen di Seminarium HKBP Sipoholon, Fakultas Teologi dan FKIP Universitas HKBP Nommensen, Kepala Biro Oikumene HKBP, Direktur Lembaga Bina Warga HKBP, serta Parhalado Pusat HKBP. Almarhum memasuki masa pensiun sebagai Pendeta HKBP pada 27 September 2005, dan tetap setia dalam iman hingga akhir hayatnya.

Ibadah Tutup Peti dan Pelepasan Jenazah turut diiringi koor pujian dari Seksi Parompuan HKBP Menteng, Parnihuta Pandita, serta keluarga Almarhum, yang menambah suasana ibadah penuh pengharapan akan kehidupan kekal.

Dalam kesempatan tersebut, disampaikan pula kata sambutan dan ungkapan belasungkawa dari berbagai pihak, antara lain mewakili Partohonan Pandita oleh Pdt. BP. Mangasa Tua Sihombing (Pendeta Pensiun), mewakili ruas oleh Lukman Tambunan, mewakili Parhalado oleh St. R. Tobing, serta perwakilan dari pihak keluarga.

Seluruh rangkaian ibadah berlangsung dalam suasana penuh penghormatan, ungkapan syukur atas teladan hidup dan pelayanan Almarhum, serta pengharapan iman yang teguh kepada Tuhan Yesus Kristus, Sang Sumber Penghiburan dan Kehidupan Kekal.

    Related post