Sukses: Evaluasi dan Pembubaran Panitia Paskah Raya HKBP 2025 

 Sukses: Evaluasi dan Pembubaran Panitia Paskah Raya HKBP 2025 

Foto bersama Kadep Koinonia Pdt. Dr. Deonal sinaga dan panitia Paskah Raya.

Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) sukses menggelar Paskah Raya 2025 di Tarutung pada 10–11 Mei 2025. Acara ini bagian rangkaian Paskah Raya yang diadakan di tiga kota utama, yaitu Medan, Jakarta, dan Tarutung. Perayaan ini sesuai keputusan Rapat Majelis Pekerja Sinode (MPS) dan Rapat Pimpinan HKBP di awal 2025.

Paskah Raya di Tarutung diprakarsai Forum Konferensi Perempuan (FKP) HKBP. Melibatkan perwakilan 32 Distrik HKBP dan jemaat di Tapanuli, serta daerah lain.

Sandra Sidabutar sebagai ketua panitia menjelaskan, “Panitia dilantik pada 24 Januari 2025 oleh Kepala Departemen Koinonia, Pdt. Dr. Deonal Sinaga. Semuanya bekerja intensif selama lebih dari tiga bulan. Bahkan rapat koordinasi dilakukan secara onsite maupun online,” paparnya. 

Kegiatan Paskah Raya 2025 di Tarutung berlangsung meriah dengan berbagai agenda utama. Pawai Obor (10/5/2025) diikuti lebih dari 1.600 jemaat dari 32 distrik. FKP Expo atau Pameran UMKM. Menghadirkan 106 UMKM dari 32 distrik, Dekranasda, UMKM lokal, denominasi lain, serta perwakilan lintas agama. Puncaknya, ibadah Paskah Raya (11/5/2025) dihadiri sekira 5.000 jemaat. Menampilkan seni budaya dari 32 distrik dan talkshow bidang PEKAD. 

Dalam laporannya, Sandra Sidabutar menyampaikan apresiasi kepada Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan dan seluruh Pimpinan HKBP. Khususnya Pdt. Dr. Deonal Sinaga yang terus mendampingi panitia. Ucapan terima kasih juga ditujukan kepada Kabiro Perempuan, Biv. Risma Sinaga, seluruh pengurus FKP, ketua PPD dari 32 distrik, panitia, serta pelayan penuh waktu Kantor Pusat HKBP.

“Dukungan sponsor, donatur, dan seluruh panitia sungguh luar biasa. Walau kami menyadari masih ada kekurangan, hal itu akan menjadi pembelajaran bagi kegiatan berikutnya,” ujar Sandra Sidabutar.

Perayaan Paskah Raya di Tarutung menandai semangat kebersamaan HKBP dalam merayakan kebangkitan Kristus. Sekaligus menjadi wadah partisipasi perempuan, jemaat, dan pelaku UMKM dari berbagai distrik. (red)

    Related post