Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta Layani Jumat Agung di HKBP Rajawali
Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta Layani Jumat Agung di HKBP Rajawali
Jakarta, 3 April 2026 — Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta, Pdt. Oloan Nainggolan, S.Th., melaksanakan kunjungan pastoral dengan melayani Ibadah Jumat Agung di HKBP Rajawali, Resort Rajawali, yang berlokasi di Jl. Pademangan, Jakarta Utara, pada Jumat (3/4).

Ibadah Jumat Agung di HKBP Rajawali dilaksanakan sebanyak tiga kali, yakni pukul 07.00 WIB (ibadah pagi), pukul 09.30 WIB (Bahasa Batak), dan pukul 18.00 WIB (ibadah sore). Dalam seluruh rangkaian ibadah tersebut, turut dilaksanakan Sakramen Perjamuan Kudus.

Mengangkat tema “Sungguh Yesus adalah Anak Allah” (Tutu do Jesus Anak ni Debata) yang diambil dari Matius 27:45–56, ibadah berlangsung dengan suasana khidmat dan penuh penghayatan. Nuansa liturgi didominasi warna hitam sebagai simbol duka mengenang wafatnya Yesus Kristus di kayu salib.

Dalam khotbahnya, Praeses menekankan makna penderitaan dan kematian Yesus yang disalibkan secara tidak adil oleh para serdadu. Namun, di balik penderitaan tersebut, muncul kesaksian iman yang kuat, sebagaimana pengakuan seorang perwira, “Sungguh, Ia ini adalah Anak Allah.” Hal ini menunjukkan bahwa bahkan mereka yang tidak mengenal secara rohani pun dapat mengakui kemuliaan Kristus melalui peristiwa penyaliban tersebut.


Jemaat HKBP Rajawali menyambut dengan sukacita kehadiran Praeses dalam pelayanan Jumat Agung tersebut. Ibadah dipimpin oleh Liturgis Pendeta HKBP Ressort Rajawali Pdt. Jerry Tumpak Parluhutan Aruan, S.Th., sementara pembacaan warta jemaat (sunggul-sunggul) disampaikan oleh St. Rasmi Simanjuntak.

Suasana ibadah semakin mendalam melalui pelayanan pujian dari berbagai koor, antara lain Koor Seksi Parompuan, Koor Punguan Ina Hanna, PS. Maranata, Koor Seksi Lansia, dan PS. Aletheia, yang seluruhnya merupakan bagian dari pelayanan musik gerejawi HKBP Rajawali.

Memasuki bagian yang paling sakral, dilaksanakan Sakramen Perjamuan Kudus yang diperuntukkan bagi jemaat yang tidak berada dalam siasat gereja (RPP) serta telah menerima katekisasi (malua). Praeses memimpin langsung liturgi perjamuan dengan menegaskan bahwa roti melambangkan tubuh Kristus dan anggur melambangkan darah Kristus, sebagai tanda pengampunan dosa bagi setiap orang yang menerimanya dengan iman dan pertobatan yang sungguh.

Pelaksanaan perjamuandilaksanakan Praeses didampingi oleh Pendeta Resort Pdt. Jerry Tumpak Parluhutan Aruan, S.Th., bersama Pdt. Walter Aritonang, S.Th., serta didukung oleh para parhalado yang mengatur jalannya prosesi dengan tertib dan penuh hikmat.

Ibadah Jumat Agung ditutup oleh Praeses dengan doa dan berkat. Di akhir ibadah, suasana penuh kehangatan dan sukacita tampak ketika Praeses menyampaikan salam kepada jemaat, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama secara bergantian.

Melalui perayaan Jumat Agung ini, jemaat diajak untuk merefleksikan makna pengorbanan Yesus Kristus yang telah mati untuk menebus dosa manusia, serta menghidupi iman dengan penuh syukur dalam kehidupan sehari-hari.
