Pesta Jubileum ke-75 Tahun HKBP Kebayoran Baru Penuh Sukacita, Teguhkan Semangat Menjadi Terang dan Garam Dunia

Pesta Jubileum ke-75 Tahun HKBP Kebayoran Baru Penuh Sukacita, Teguhkan Semangat Menjadi Terang dan Garam Dunia
HKBP Kebayoran Baru merayakan Pesta Jubileum ke-75 Tahun dengan penuh sukacita, hikmat, dan ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan sepanjang perjalanan pelayanan gereja. Mengusung tema “Berakar, Bertumbuh dan Berbuah” berdasarkan Kolose 2:7, serta subtema “75 Tahun HKBP Kebayoran Baru Bertransformasi Menjadi Terang dan Garam bagi Dunia”, perayaan tersebut menjadi momentum iman yang mempererat kebersamaan jemaat lintas generasi.

Sejak sebelum ibadah dimulai, suasana sukacita telah terasa melalui prosesi penyambutan rombongan Ephorus HKBP Pdt. Dr. Victor Tinambunan, MST, Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta Pdt. Oloan Nainggolan, S.Th., Pendeta Resort Kebayoran Pdt. Ronald Manalu, M.Th., serta Ketua Panitia Jubileum ke-75 Tahun St. Drs. Hardy M. Tobing.

Anak-anak Sekolah Minggu menyambut rombongan dengan penuh sukacita yang dilanjutkan dengan penampilan tortor dari remaja HKBP Kebayoran Baru. Prosesi penyematan kalung bunga kepada Ephorus beserta inang, Praeses beserta inang, Pendeta Resort beserta inang, serta Ketua Panitia beserta inang menambah nuansa penghormatan dan kekeluargaan dalam perayaan tersebut.

Prosesi memasuki ruang ibadah berlangsung khidmat melalui iring-iringan pembawa bendera pataka Jubileum 75 Tahun, pembawa Alkitab, salib, dan lilin yang mengiringi rombongan Ephorus bersama para pendeta yang pernah melayani di HKBP Kebayoran Baru serta seluruh parhalado.

Sebelum ibadah dimulai, dilakukan penandatanganan prasasti peresmian dua Rumah Huria yang telah diresmikan sehari sebelumnya sekaligus prasasti Jubileum 75 Tahun oleh Ketua Panitia, Pendeta Resort, Praeses, dan ditutup oleh Ephorus HKBP sebagai simbol syukur dan komitmen pelayanan berkelanjutan bagi gereja.

Dalam pesan tertulisnya, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, MST menyampaikan refleksi perjalanan iman jemaat melalui pesan bertajuk “Dari 7 KK Menjadi 930 KK”. Ia menegaskan bahwa HKBP Kebayoran Baru tengah mensyukuri dua anugerah besar sekaligus, yakni Perayaan Pentakosta dan Jubileum 75 Tahun pelayanan jemaat.


Berawal dari tujuh kepala keluarga, kini jemaat HKBP Kebayoran Baru telah bertumbuh menjadi sekitar 930 kepala keluarga. Pertumbuhan tersebut dinilai sebagai bukti nyata kasih setia Tuhan yang terus memelihara gereja-Nya di tengah perubahan zaman dan dinamika kehidupan kota.

Ephorus juga menegaskan bahwa Jubileum bukan sekadar perayaan usia gereja, melainkan momentum untuk merayakan karya Roh Kudus yang terus menghidupkan pelayanan gereja. Roh Kudus yang dicurahkan pada Hari Pentakosta disebut terus bekerja menguatkan, menghibur, memperbarui pengharapan, dan mempersatukan umat dalam kasih Kristus.

Karena itu, HKBP Kebayoran Baru diharapkan semakin dewasa dalam iman, teguh dalam pengharapan, melimpah dalam kasih, serta terus menjadi terang dan garam bagi dunia sebagaimana tema besar Jubileum tahun ini.

Ibadah Jubileum dipimpin langsung oleh Pdt. Dr. Victor Tinambunan, MST sebagai pengkhotbah dengan khotbah Pentakosta I bertema “Ragam Do Parasirohaon Di Bagasan Sada Tondi” atau “Ragam Karunia Dalam Satu Roh” berdasarkan 1 Korintus 12:3–11. Dalam khotbahnya, Ephorus mengaitkan pesan firman Tuhan dengan semangat transformasi dan pelayanan dalam Jubileum ke-75 HKBP Kebayoran Baru.

Sementara itu, liturgi ibadah dipimpin oleh Pdt. Oloan Nainggolan, S.Th. dan pembacaan warta jemaat disampaikan oleh Pdt. Ronald Manalu, M.Th.

Usai ibadah, acara dilanjutkan dengan ramah tamah dan makan bersama. Doa makan dipimpin oleh Pdt. Luhut Simbolon, S.Th., sementara seluruh rangkaian kegiatan dipandu oleh MC Vanda Hutagalung.

Dalam acara ramah tamah, Ketua Panitia Jubileum St. Drs. Hardy M. Tobing menyampaikan rasa syukur atas dukungan seluruh jemaat dan panitia sehingga rangkaian kegiatan dapat terselenggara dengan baik.

Sejarah perjalanan HKBP Kebayoran Baru dibacakan oleh St. Ny. Ida Siagian br. Simanjuntak, sementara pesan perwakilan jemaat disampaikan oleh Ivan Roi Nainggolan.
Dalam sambutannya, Pdt. Oloan Nainggolan, S.Th. mengungkapkan rasa syukur atas perjalanan panjang HKBP Kebayoran Baru selama 75 tahun. Ia menegaskan bahwa ungkapan syukur diwujudkan melalui pemberian ulos kepada para natua-tua jemaat berusia di atas 80 tahun sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan, kesetiaan, dan pengabdian mereka dalam membangun gereja.

Praeses juga berharap semangat kebersamaan dan pelayanan terus diwariskan hingga HKBP Kebayoran Baru kelak memasuki usia 100 tahun, dengan generasi penerus dari anak-anak Sekolah Minggu yang melanjutkan tongkat estafet pelayanan dan pembangunan gereja.

Momen haru terlihat ketika Ephorus memberikan ulos kepada para natua-tua pendiri HKBP Kebayoran Baru dan jemaat berusia 80 tahun ke atas. Suasana penuh rasa syukur semakin terasa ketika persembahan Jubileum dibawakan oleh setiap lunggu, sektor, wijk, serta kategorial mulai dari Sekolah Minggu, Naposo, Ina, Ama, Lansia, Ina Hanna hingga para tamu undangan, diiringi alunan musik Orkestra Jubileum HKBP Kebayoran Baru.

Perayaan semakin meriah melalui pembagian doorprize, termasuk hadiah utama berupa logam emas mulia yang disambut antusias jemaat. Seluruh rangkaian Pesta Jubileum ke-75 Tahun HKBP Kebayoran Baru kemudian ditutup dalam suasana penuh sukacita melalui nyanyian Mars Jubileum dan lagu penutup lagu O Tano Batak yang kembali diiringi Orkestra Jubileum, menjadi ungkapan syukur jemaat atas penyertaan Tuhan sepanjang 75 tahun perjalanan pelayanan gereja
