Praeses HKBP DKI Jakarta Hadiri Peringatan Hari Lingkungan Hidup 2026

 Praeses HKBP DKI Jakarta Hadiri Peringatan Hari Lingkungan Hidup 2026

Praeses HKBP DKI Jakarta Hadiri Peringatan Hari Lingkungan Hidup 2026

Jakarta – Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta, Pdt. Oloan Nainggolan, S.Th., menghadiri Puncak Peringatan Hari Lingkungan Hidup Tahun 2026 yang diselenggarakan Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Sabtu (6/6/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim” ini menjadi momentum nasional untuk memperkuat aksi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup. Acara tersebut juga dihadiri Presiden Republik Indonesia dan menjadi ajang peluncuran Gerakan Indonesia Memilah Sampah dari Sumber, sebuah program yang mendorong perubahan pola pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir.
Dalam sambutannya, Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Moh. Jumhur Hidayat, menegaskan bahwa penyelesaian persoalan sampah harus dimulai dari sumbernya melalui keterlibatan aktif seluruh masyarakat.

“Sudah saatnya seluruh elemen bangsa mengubah pola pikir dan perilaku dalam pengelolaan sampah. Pemilahan dari sumber menjadi kunci untuk mengurangi jutaan ton sampah yang dihasilkan setiap tahun sekaligus menekan dampak perubahan iklim,” ujar Jumhur Hidayat.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup 2026 dihadiri berbagai unsur pemerintah, akademisi, dunia usaha, organisasi masyarakat, dan tokoh agama. Kehadiran Pdt. Oloan Nainggolan menunjukkan dukungan HKBP Distrik VIII DKI Jakarta terhadap gerakan pelestarian lingkungan yang sejalan dengan nilai-nilai iman dan tanggung jawab sosial gereja.

Dalam kegiatan tersebut, Pdt. Oloan Nainggolan didampingi Ketua Umum Pokja Diakonia HKBP Distrik VIII DKI Jakarta, St. Rusman Sagala, Kepala Bidang Diakonia Pdt. Operancis Simanungkalit, S.Th., serta Pdt. Anggiat Hutabarat, S.Th., kehadiran mereka merupakan bagian dari implementasi program Pokja Diakonia yang memiliki Divisi Lingkungan Hidup sebagai wujud kepedulian gereja terhadap keberlanjutan alam dan lingkungan.

Sebagai simbol komitmen terhadap pengelolaan sampah yang berkelanjutan, para peserta menerima ember bertuliskan “Pilah Sampah” dan “Gerakan Indonesia ASRI”. Simbol tersebut menjadi pengingat bahwa perubahan besar bagi lingkungan dapat dimulai dari tindakan sederhana di rumah dan komunitas, yakni memilah sampah sejak dari sumbernya.

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, HKBP Distrik VIII DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai upaya pelestarian lingkungan hidup serta mengajak seluruh jemaat untuk turut menjaga keutuhan ciptaan Tuhan demi masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

    Related post