HKBP Distrik VIII DKI Jakarta Resmi Luncurkan Tahun Transformasi 2026: Fokus pada Pengajaran Iman di Keluarga

 HKBP Distrik VIII DKI Jakarta Resmi Luncurkan Tahun Transformasi 2026: Fokus pada Pengajaran Iman di Keluarga

HKBP Distrik VIII DKI Jakarta Resmi Luncurkan Tahun Transformasi 2026

HKBP Distrik VIII DKI Jakarta secara resmi menggelar Ibadah Awal Tahun (Bona Taon) sekaligus meluncurkan (launching) Tahun Transformasi 2026. Acara yang berlangsung penuh sukacita ini dipusatkan di Sopo Marpingkir HKBP, Jakarta Timur, pada Senin (16/02/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 10.00 WIB ini diawali dengan prosesi sakral. Rombongan pembawa lilin, Alkitab, dan salib memasuki ruangan ibadah, diikuti Kepala Departemen Koinonia HKBP, Pdt. Dr. Deonal Sinaga, Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta, Pdt. Oloan Nainggolan, S.Th, serta Ketua Panitia, Dr. Serirama Butarbutar, SE., SH., M.Si. Kehadiran rombongan disambut hangat dengan iringan Tarian Tortor Batak Toba yang menambah kekhidmatan suasana.

Menariknya, perhelatan besar ini dituanrumahi oleh kategorial Lansia Distrik VIII DKI Jakarta, sebagai simbol kebersamaan lintas generasi dalam membangun fondasi iman yang kokoh.

Transformasi Dimulai dari Meja Makan Keluarga
Dalam ibadah tersebut, Pdt. Dr. Deonal Sinaga menyampaikan khotbah berdasarkan nats Ulangan 6:4–9 dengan tema “Pengajaran Iman di Tengah-tengah Keluarga”.

Melalui subtema “Keluarga yang hidup dalam Firman Tuhan akan dibaharui menjadi keluarga yang memiliki karakter Kristus, agar kuat menghadapi berbagai perubahan”, Pdt. Deonal menegaskan bahwa keluarga adalah pusat pendidikan iman yang pertama dan utama.

“Keluarga adalah pusat pendidikan iman yang pertama dan utama. Transformasi gereja tidak akan maksimal jika tidak dimulai dari transformasi di dalam keluarga. Firman Tuhan harus diajarkan, dihidupi, dan diwariskan secara konsisten kepada generasi penerus,” tegas Pdt. Deonal Sinaga.

Ia mengajak seluruh orang tua untuk kembali menempatkan pengajaran iman sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, bukan sekadar aktivitas seremonial, melainkan budaya rohani dalam rumah tangga.

Suasana ibadah semakin semarak melalui persembahan pujian dari berbagai kategorial, yang menunjukkan harmoni pelayanan di Distrik VIII DKI Jakarta:
• Koor Pardihuta ni Pendeta Ina Sarfat dan Pensiunan membawakan lagu “Jesus Tuhanku”
• Vocal Solo Anak Sekolah Minggu, Felicia br. Siagian
• Naposobulung (Pemuda), Gabriel Dochrist T.B. Simangunsong
• PPD Lansia dengan lagu “Balga Tutu Pambaenmi Tuhan”
Persembahan pujian lintas generasi ini menjadi gambaran nyata bahwa transformasi iman melibatkan seluruh usia dalam tubuh Kristus.

Pemukulan Gong Tandai Tahun Transformasi 2026
Momen puncak acara terjadi saat deklarasi peluncuran Tahun Transformasi 2026. Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta, Pdt. Oloan Nainggolan, S.Th, memimpin prosesi peluncuran dengan doa dan ungkapan syukur.

“Maka dengan mengucap syukur kepada Tuhan, saya melaunching pelaksanaan Tahun Transformasi: Pengajaran Iman di Tengah-tengah Keluarga di HKBP Distrik VIII DKI Jakarta Tahun 2026, di dalam nama Allah Bapa, Anak-Nya Tuhan Yesus Kristus dan Roh Kudus. Amin.”

Sebagai tanda resmi dimulainya Tahun Transformasi, Praeses memukul gong didampingi Pdt. Dr. Deonal Sinaga. Selubung Tahun Transformasi kemudian dibuka oleh Dra. Sandra Sidabutar, disaksikan anggota MPSD, perwakilan pendeta resort, serta pimpinan kategorial distrik.

Acara dilanjutkan dengan sesi ramah tamah dan sambutan. Ketua Panitia, Dr. Serirama Butarbutar, menyampaikan apresiasi atas kerja sama seluruh pihak yang menyukseskan kegiatan tersebut.
Turut hadir memberikan sambutan, Kepala Departemen Marturia HKBP, Pdt. Bernard Manik, M.Th, yang mewakili Dirjen Bimas Kristen Kementerian Agama RI melalui Direktur Urusan Agama Kristen, Bapak Luksen Jems Mayor.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan Bimbingan Pastoral oleh Praeses Pdt. Oloan Nainggolan, S.Th, yang mengajak seluruh pelayan dan jemaat untuk melangkah di Tahun 2026 dengan semangat pembaruan iman.

Komitmen Bersama Tahun 2026
Melalui Tahun Transformasi 2026, HKBP Distrik VIII DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk memperkuat pengajaran iman di tengah keluarga sebagai fondasi pembaruan gereja dan masyarakat.
Gerakan ini diharapkan menjadikan setiap keluarga sebagai pusat pertumbuhan rohani, sehingga mampu melahirkan generasi yang berkarakter Kristus dan tangguh menghadapi perubahan zaman.

    Related post